Berita

Ahok-Masdar (tengah)

Hukum

Lusa, Ahok Hadirkan Tujuh Saksi Ahli Salah Satunya Rois Syuriah PBNU

SENIN, 27 MARET 2017 | 05:22 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sidang kasus penistaan agama dengan Terdakwa Basuki T. Purnama yang sedianya digelar besok (Selasa, 28/3) diundur menjadi lusa (Rabu, 29/3).  Pengunduran ini karena besok merupakan merupakan hari libur nasional.

Dalam sidang ke-16 yang masih mendengarkan keterangan saksi ahli meringankan tersebut, pihak Ahok akan menghadirkan setidaknya tujuh saksi ahli.

Ketujuh ahli tersebut dua di antaranya yang yang sudah di-BAP sebelumnya saat masih penyidikan. Yaitu, ahli bahasa Prof. Dr. Bambang Kaswanti Purwo (Guru Besar Linguistik Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta) dan ahli psikologi sosial Dr. Risa Permana Deli (Direktur Pusat Kajian Representasi Sosial dan Laboratorium Psikologi Sosial Eropa).


Lima saksi ahli lainnya yang tidak di-BAP.

Yaitu, ahli Agama Islam Prof. Dr. Hamka Haq (Wakil Ketua Mustasyar Persatuan Tarbiyah Islamiyah); ahli Agama Islam KH. Masdar Farid Mas'udi (Rois Syuriah PBNU 2015-2020 dan Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia); ahli hukum pidana Dr. Muhammad Hatta, SH (praktisi hukum dan pensiunan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta).

Dua lainnya sisanya adalah ahli hukum pidana Dr. I Gusti Ketut Ariawan, SH, MH (Dosen Hukum Pidana Universitas Udayana, Denpasar) dan ahli agama Islam Dr. Sahiron Syamsuddin (Dosen Tafsir Alquran UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta).

Informasi yang diperoleh, dalam sidang tersebut pihak Ahok juga akan membacakan BAP Ahli Hukum Pidana Dr. Noor Aziz Said, SH, M.Hum. yang berhalangan hadir di persidangan. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya