Berita

Hukum

500 Personel Kokam Muhammadiyah Akan Geruduk Gedung KPK Besok

KAMIS, 23 MARET 2017 | 13:38 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sedikitnya 500 anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) akan mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan besok (Jumat, 24/3).

Ratusan anggota Kokam dari berbagai daerah tersebut akan menggelar longmarch dari kantor PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat.

Di gedung KPK, pasukan Kokam ini akan menggelar apel. Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak akan menjadi inspektur upacara.


Di tempat yang sama, pasukan elit Muhammadiyah itu juga akan mendirikan shalat Jumat. Informasi yang diperoleh, pegawai KPK yang beragama Islam juga akan ikut shalat bersama.

Mengusung isu utama #KawalKPKBerani, Kokam akan menyampaikan sejumlah tuntutan.

Pertama, menagih janji KPK terkait pengusutan dugaan suap Rp. 100.000.000,- Densus 88 Kepolisian RI terhadap Suratmi terkait kematian suaminya, Siyono.

Kedua, mendukung KPK mengungkap tuntas kasus korupsi E-KTP. Kokam siap pasang badan kalau ada tekanan politik kepada KPK dalam membongkar kasus korupsi yang merugikan negara Rp 2,3 triliun tersebut.

Ketiga, menolak revisi UU KPK.

Kokam akan berdiri bersama semua karyawan dan penyidik KPK untuk mengawal agar KPK tetap berani melawan semua upaya "pembunuhan" terhadap KPK dan pelemahan terhadap agenda gerakan antikorupsi. Karena korupsi merupakan kejahatan peradaban yang merampas hak kemanusiaan. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya