Berita

Politik

Fahri Hamzah: Simpang Susun Semanggi Skandal Besar Di DKI Jakarta

RABU, 15 MARET 2017 | 07:38 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengaku baru mengetahui kabar dari pemerintah provinsi DKI Jakarta bahwa Simpang Susun Semanggi dibangun dengan menggunakan dana non budgeter.

Atas alasan itu, ia mencoba untuk menginvestigasi pembangunan simpang susun yang dianggarkan akan menghabiskan dana sebesar Rp 300 miliar itu.

"(Itu) pakai dana non budgeter, tanpa tender," ujarnya seperti dikutip dari akun Twitter @Fahrihamzah, Rabu (15/3).


Menurutnya, pembangunan ini merupakan skandal besar di DKI. Hal itu lantaran pihak DPRD hingga DPR tidak tahu menahu tentang pembangunan Simpang Susun Semanggi.

"Data awal, ini memakai uang pengembang reklamasi," ujarnya.

Politisi PKS ini menduga Simpang Susun Semanggi dibangun dari uang kompensasi pengganti izin para pengembang sebelum melakukan reklamasi di Teluk Jakarta

"Konsesi: 'Silakan lakukan reklamasi dan nggak perlu pakai ijin dulu tapi bangunkan Simpang Susun Semanggi," kicau Fahri yang menduga ada permainan dalam pembangunan ini.

"Suap reklamasi dengan aktor Sunny ditutupi. Apakah skandal Simpang Susun Semanggi juga akan ditutupi KPK RI?" tanya Fahri yang merasa aneh dengan setiap kasus yang berhubungan dengan reklamasi. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya