Berita

Politik

Mendikbud Layani Kaum Dhuafa Di Warung Pemuda Muhammadiyah Siang Nanti

JUMAT, 10 MARET 2017 | 09:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pemuda Muhammadiyah kembali akan menggelar kegiatan Clean, Pray and Love (CPL) siang nanti.

Kali ini, kegiatan yang berisi pelayanan untuk kaum dhuafa, bersih-bersih rumah ibadah, dan dialog lintas agama ini digelar di kantor PP Muhammadiyah dan Gereja Kanisius, yang lokasinya bersebelahan di Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat.

Ketua Panitia Pelaksana, Abrar Aziz, menjelaskan untuk pelayanan untuk kaum dhuafa, pihaknya menyiapkan warung makan gratis untuk kaum dhuafa. Warga dan anak-anak panti asuhan di sekitar Menteng yang akan diundang untuk makan bersama setelah shalat zuhur nanti.


"Yang melayani di Warung Dhuafa tokoh-tokoh," jelas Abrar Aziz pagi ini.

Para tokoh tersebut seperti Mendikbud Prof. Muhadjir Efendy, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, dan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak.

"Warung dhuafa ini sebulan sekali. Kegiatan CPL-nya juga acara bulanan, sebulan sekali," ungkapnya.

Setelah acara layanan untuk kaum Dhuafa, pihaknya melanjutkan kegiatan bersih-bersih di gereja Kanisius dan dialog antaragama di tempat yang sama.

Dialog akan diisi para pimpinan organisasi kepemudaan lintas agama. "Nanti yang memandu komika, Sammy Notaslimboy," sambung Abrar.

Abrar menambahkan bahwa kegiatan CPL ini bagian dari ikhtiar Pemuda Muhammadiyah membangun dan merawat toleransi antarumat beragama di Indonesia.

Mengingat, Indonesia merupakan negara dengan multi etnis dan agama. Namun, merawat toleransi tersebut tak cukup hanya dengan dialog. Karena itulah, perlunya gerakan menjaga lingkungan dan pemberdayaan kepada masyarakat yang kurang mampu.

"Potensi besar keberagaman bangsa ini, seharusnya difokuskan pada kepedulian umat beragama untuk menjaga lingkungan dan kepedulian pada kaum dhuafa," tandasnya. [zul]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya