Berita

Foto/Net

Nusantara

Cara Kwarnas Ajak Pramuka Promosikan Potensi Daerah

KAMIS, 09 MARET 2017 | 07:21 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Seluruh anggota Pramuka diminta untuk ikut mempromosikan potensi daerahnya dengan mengikuti lomba video reportase yang diadakan oleh Kwartir Nasional (Kwarnas).

Ajakan ini sebagaimana disampaikan langsung oleh Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault. Menurutnya, lomba tersebut bertujuan untuk membangkitkan semangat anggota Pramuka agar lebih aktif dalam mempromosikan potensi daerahnya, seperti dalam hal pariwisata, produk lokal, kuliner, budaya, dan sosok atau tokoh daerah yang banyak memberikan inspirasi.

“Kwarnas Gerakan Pramuka mengadakan lomba video reportase. Setiap anggota Pramuka dengan telepon genggamnya bisa melaporkan tentang segala potensi daerahnya. Intinya video laporan yang benar, bernilai, serta bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Adhyaksa Dault, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/3).


"Saya yakin, telepon genggam di tangan anak Pramuka lebih bermanfaat. Yuk bantu bagikan informasi ini dan ikuti lombanya," imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Bidang Kominfo, Lusia Adinda Lebu Raya menegaskan bahwa Lomba Video Reportase ini terbuka untuk umum.

“Kami di bidang Kominfo Kwarnas Gerakan Pramuka rutin mengadakan lomba-lomba berbasis internet, minimal 2 kali setahun,” tambahnya.

Informasi mengenai lomba video reportase tersebut bisa diunggah langsung dalam akun media sosial resmi Kwarnas Gerakan Pramuka. Termasuk dalam akun resmi Ketua Kwarnas Adhyaksa Dault, yang kemudian disebar oleh akun-akun Pramuka yang lain.

Video reportase dikirim paling lambat 25 April 2017. Adapun nama-nama tiga juara dan 10 video favorit akan diumumkan pada tanggal 5 Mei 2017.

Total hadiah untuk para pemenang ialah Rp 20 juta. Rinciannya, juara pertama mendapatkan hadiah Rp 6 juta, juara kedua Rp 4 juta, dan ketiga mendapatkan Rp 3 juta. Sementara 10 video favorit, tetap akan mendapatkan hadiah, yakni masing-masing sebesar Rp 1 juta. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya