Berita

Olahraga

Andre Rosiade: Gol Semen Padang Dirampok Mafia Wasit

SENIN, 06 MARET 2017 | 10:59 WIB | LAPORAN:

Hasil pertandingan antara Arema FC dan Semen Padang FC di leg 2 Semifinal Piala Presiden 2017 yang berakhir dengan skor 5-2 untuk kemenangan tuan rumah disangsikan.

Tokoh muda minang yang langsung hadir di Stadion Kanjuruhan Malang, Andre Rosiade menilai ada yang tak beres dengan kinerja wasit.

Menurutnya, ada dua gol Arema yang offside, yakni di gol pertama dan gol keempat. Pada gol pertama, pada tayangan ulang jelas-jelas Gonzales sudah berada di belakang pemain Semen Padang. Lalu di gol keempat, posisi Gonzales di depan pengumpan. Ia menilai, Semen Padang jelas dirugikan.


"Ini aneh. Semen Padang selalu dirugikan setiap bermain dengan Arema di laga krusial. Entah itu di Padang ataupun di Malang. Di babak delapan besar ISL 2014, pelanggaran di kotak penalti Arema justru diabaikan wasit, dan ada beberapa kejanggalan lainnya,  seolah ada mafianya," kata Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti era Reformasi ini.

Belum lagi soal Iwan Budianto. Andre mempertanyakan Iwan Budianto yang jelas-jelas ketua Panpel Piala Presiden ada di bench wasit.

"Harusnya, tempat itu kan untuk LGC, media officer, dan wasit cadangan. Ini sangat janggal dan menimbulkan multitafsir," kritiknya.

Andre mengaku tak ingin berprasangka buruk. Tapi, keberadaan Iwan di sana
disebut Andre sangat tidak etis. Andre khawatir, jika ini tak kunjung dituntaskan, bisa menjadi preseden buruk terhadap PSSI yang ingin membenahi sepakbola Indonesia.

Ia menyadari, pengelolaan sepakbola saat ini memang mengarah kepada industri. Tapi, industri tentunya tak harus mengorbankan sportivitas dengan menghalalkan segala cara demi keuntungan dari sepakbola. Untuk itu, ia meminta PSSI untuk memperhatikan perkembangan ini.

“Jangan sampai ini (kekalahan Semen Padang) demi rating televisi setelah tim besar lainnya, Persib Bandung, rontok di semifinal lainnya. Jadi, dikhawatirkan, jika yang main di final adalah PBFC dan Semen Padang, mereka khawatir rating rontok. Jika memang demikian adanya, ini jelas salah besar.  Jangan korbankan sportivitas dengan industri," ujarnya dengan nada tinggi.

Dengan kekalahan ini, Semen Padang gagal mengulang sukses tahun 2015
saat mampu menginjak babak final Piala Jenderal Sudirman. Di Piala Presiden tahun 2017 ini sendiri akan berhadapan Pusammania Borneo FC dengan Arema.[wid]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Setahun BPI Danantara Berdiri Justru Tambah Masalah

Rabu, 04 Maret 2026 | 00:07

Jangan Giring Struktural Polri ke Ranah Politik Praktis

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:53

2 Kapal Tanker Pertamina dan Awaknya di Selat Hormuz Dipastikan Aman

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:35

KPK Amankan BBE dan Mobil dari OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:30

Mutasi AKBP Didik ke Yanma untuk Administrasi Pemecatan

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:09

SiCepat Ekspansi ke Segmen B2B, Retail, hingga Internasional

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:07

GoTo Naikkan BHR Ojol, Cair Mulai Besok!

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:01

Senator Dayat El: Pembangunan Indonesia Tak Boleh Tinggalkan Desa

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:46

Kenapa Harus Ayatollah Khamenei?

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:38

Naik Bus Pariwisata, 11 Orang Terjaring OTT Pekalongan Tiba di KPK

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:13

Selengkapnya