Berita

Net

Politik

Yenny Wahid: Raja Salman Merupakan Pribadi Yang Ramah

SABTU, 04 MARET 2017 | 08:44 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Direktur The Wahid Institute, Zannuba Wahid, menilai Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud, merupakan pribadi yang ramah. Walaupun tidak banyak berbicara, namun senyumnya selalu mengembang.

Putri Gus Dur yang akrab disapa Yenny Wahid tersebut turut diundang dalam pertemuan dengan Raja Salman di Istana Merdeka Jakarta bersama para tokoh Islam pada Kamis (2/3) dan pada pertemuan dengan para tokoh lintas agama di hotel Raffles pada Jumat (3/3).

Dalam dua pertemuan tersebut, dia menjelaskan, Raja Salman mengapresiasi budaya toleransi beragama yang ada di Indonesia.  


"Raja Salman memuji Indonesia. Beliau mengatakan stabilitas politik yang kita capai salah satunya adalah karena faktor kerukunan umat beragama yang dipraktekkan di Indonesia," jelas Yenny pagi ini.

Khadimul haramain sharifain tersebut juga menegaskan pentingnya dialogu antar umat beragama. Bahkan Saudi sendiri, sambung Yenny, mendorong terciptanya dialog antar umat beragama sebagai sebuah kebijakan pemerintahnya. Beliau mencontohkan adanya Abdul Aziz Center di Wina sebagai fasilitas yang sengaja didirikan untuk tujuan tersebut.

"Intinya kita merasakan saat ini ada perhatian yang begitu besar dari Saudi terhadap Indonesia. Dan itu menunjukkan makin meningkatnya peran strategis Indonesia dalam kancah global," jelas Yenny.

Presiden Jokowi sendiri dalam pengantarnya kepada Raja menegaskan bahwa para tokoh agama yang hadir adalah salah satu pilar dalam menciptakan harmoni di masyarakat sehingga dapat mewujudkan persatuan bangsa.

Presiden menambahkan bahwa sikap saling menghormati dan bertoleransi asalah aset bangsa Indonesia yang sangat berharga, yang menjadi kontribusi Indonesia pada perdamaian dunia. [zul]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya