Berita

Daud Yordan/Net

Olahraga

Cino Ingin Jaga Status Raja KO

Tinju Dunia
KAMIS, 02 MARET 2017 | 09:46 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Juara IBO Asia Pasifik, Daud Yordan akan naik ring lagi di OCBC Arena Singapura pada 25 Maret mendatang.

Cino-julukan Daud ditantang petinju asal Thailand, Campee Phayom dalam duel tanpa mem­perebutkan gelar. Meski begitu, Daud merasa tetap harus menun­jukkan penampilan terbaiknya.

"Saya menjanjikan kemenangan KO dalam pertandingan nanti. Pertarungan nanti akan menjadi pemanasan laga saya di Singapura," katanya dalam keterangan tertulis kepada awak media.


Laga melawan Phayom nanti merupakan kali keempat ba­gi Daud tampil di Singapura. Dalam tiga penampilan sebel­umnya, petinju berusia 30 ta­hun tersebut selalu menang. Dua kemenangan KO dihasil­kan dari Ekawit Sithsorwor (Thailand/2007) dan Lorenzo Villanueva (Filipina/2012), se­dangkan satu kemenangan angka atas petinju asal Mongolia, Choi Tseveenpurev, juga pada 2012. "Kemenangan atas Villanueva adalah yang paling berkesan, karena selain menang KO saya juga berhasil merebut gelar juara dunia kelas bulu versi IBO. Status sebagai Raja KO di Singapura itulah yang ingin saya pertahankan, demi membuat publik terkesan," ujar pemilik rekor 36-3-0 (24 KO).

Mengenai Phayom, Daud men­gaku sudah mempelajari teknik lawannya yang masih berusia 19 tahun tersebut. Menurut Daud, gaya bertinju Phayom sedikit berbeda dengan kebanyakan petinju Thailand yang pernah dia hadapi. "Calon lawan saya nanti tidak slugger seperti kebanya­kan petinju Thailand. Dia tidak hanya maju menyerang, namun juga lincah bergerak. Saya harus pandai-pandai mengantisipasi gerakannya jika ingin mencetak kemenangan KO," terangnya.

Guna menghadapi laga di Singapura tersebut, Daud ber­latih di Sasana Mirah Bali di bawah arahan pelatih Craig Christian. Laga Daud vs Phayom merupakan bagian dari perge­laran tinju The Battle of The Champions: Road to Glory yang dipromotori Cartel International Promotions, bekerja sama den­gan Mahkota Promotions seba­gai promotor Daud.

Selain Daud vs Phayom, pertandingan nanti juga me­nampilkan perebutan gelar kelas welter (66,6 kg) WBC Silver antara Charles Manyuchi (Zimbabwe) sebagai juara bertahan, melawan Quadratillo Abduqaxorov dari Uzbekistan. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya