Berita

Maverick Vinales/Net

Olahraga

Jika Hujan, Balapan Wajib Ditunda

Permintaan Vinales
SENIN, 27 FEBRUARI 2017 | 09:09 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Rider tim Movistar Yamaha Maverick Vinales kurang setuju dengan ide balapan MotoGP Qatar tetap digelar meski turun hujan. Menurut Vinales, balapan pada malam hari saat hujan bisa menimbulkan masalah, terutama terkait faktor keselamatan.

Balapan MotoGP Qatar dige­lar pada malam hari. Jika turun hujan, refleksi yang diciptakan lampu penerangan sirkuit dikha­watirkan bisa membahayakan pebalap.

Dengan alasan tersebut, bala­pan MotoGP Qatar akan ditunda jika turun hujan, seperti yang terjadi pada musim 2009. Kala itu, Race Direction menunda balapan selama sehari karena hujan deras mengguyur Sirkuit Losail.


Namun, penyelenggara MotoGP memutuskan tak akan menunda balapan pembuka musim 2017 di Qatar meski dilanda hujan. Asosiasi Tim Balap Internasional (IRTA) telah menginformasikan hal tersebut kepada seluruh tim pada medio Februari. Hanya kelas Moto2 dan Moto3 saja yang bakal ditunda.

Penyelenggara MotoGP mengambil keputusan tetap menggelar balapan setelah dua anggota Race Direction Loris Capirossi dan Franco Uncini melakukan simulasi lomba di Sirkuit Losail pada malam hari dengan trek yang digenangi air. Keduanya lantas menyimpulkan tak ada refleksi cahaya dari lampu penerangan sirkuit di aspal sehingga tak menimbulkan masalah keselamatan.

Pemasok ban tunggal MotoGP, Michelin, juga telah memastikan bakal membawa ban basah ke Qatar. Pada tahun-tahun sebel­umnya, ban basah tak tersedia di Losail karena balapan akan ditunda jika turun hujan.

Namun, beberapa pebal­ap punya pendapat berbeda. Mereka masih ragu untuk tetap balapan di Qatar dalam kondisi hujan. "Kami harus tetap ke sana dan mencobanya. Namun, refleksi cahaya dari lampu di aspal saya rasa akan tetap menimbulkan problem," kata Vinales seperti dikutip dari Mundo Deportivo.

Komentar Vinales didukung pebalap Aspar Ducati, Alvaro Bautista.

"Menurut saya sulit untuk tetap balapan dalam kondisi trek basah di Qatar. Refleksi hujan di lampu sorot saja sudah membuat Anda silau," ujarnya.  ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya