Berita

Amien-Bachtiar-Din

Politik

Amien Rais: Peran Politik Penting Dalam Menegakkan Kedaulatan Dan Keadilan

SABTU, 25 FEBRUARI 2017 | 11:27 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Peran politik sangat dibutuhkan dalam menegakkan kedaulatan dan keadilan di Indonesia. Namun, jika peran politik tersebut disalahgunakan, akan membawa kemudaratan daripada kemaslahatannya.

Demikian disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 1995-2000 M. Amien Rais dalam Seminar Tanwir Muhammadiyah "Kedaulatan dan Keadilan Sosial dalam Mewujudkan Indonesia Berkemajuan” yang bertempat di Islamic Center Ambon, Sabtu (25/2).

Selain Amien juga hadir sebagai pembicara, Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2005-2015 Din Syamsuddin. Seminar dipandu Ketua PP Muhammadiyah Bachtiar Effendy.


"Untuk menyeimbangkan politik dalam mewujudkan kedaulatan dan keadilan sosial, maka politik harus didudukan sesuai dengan porsinya," kata Amien, seperti dikutip dari situs Muhammadiyah.or.id.

Karena itu, mantan Ketua MPR RI ini mengingingatkan peran Muhammadiyah dalam politik harus lebih ditingkatkan. "Jangan sampai Muhammadiyah lepas dari politik, yang dapat mengancam gerak dakwah Muhammadiyah nantinya," ungkapnya.

Amien berpesan agar Muhammadiyah tidak hanya memiliki keinginan untuk berkuasa dalam politik, namun juga harus memiliki tanggung jawab yang besar dalam menjalankan peran politik tersebut.

"Jangan haus akan kekuasaan politik semata, karena dalam politik tanggung jawab yang besar lebih diutamakan,” jelas Amien.

Menyikapi keadilan sosial di Indonesia, Amien mengatakan bahwa persebaran kekuasaan dan kekayaan di Indonesia saat ini masih belum merata. "Bagaimana keadilan sosial dapat terwujud, jika yang menguasai hanya sebagian orang saja," tegas tokoh reformasi ini.

Kedaulatan dan keadilan sosial akan terwujud jika penyebarannya merata, dan tidak terjadi pertimpangan, baik dalam hal ekonomi, maupun juga politik. [zul]

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Program Kurban Presiden dari APBN Punya Dampak Sosial dan Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:20

Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:11

Belum Hari Kemerdekaan, Rupiah Sudah di Atas Rp17.845 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:10

Bantuan Kurban Presiden dari APBN Lebih Tepat Disebut Program Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:06

Guru Berhak Dapat Kehidupan Layak Sesuai Pasal 27 UUD 1945

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:02

Iduladha di KBRI Madrid Jadi Obat Rindu Diaspora pada Masakan Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:57

Pimpin Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal, Nasaruddin Umar: InsyaAllah Aman dan Sesuai Syariat

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:48

Harga Emas Antam Ambruk Rp31.000, Turun ke Rp2,75 Juta per Gram

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:40

Tak Boleh Asal Sembelih, Ini Standar Kurban Ketat di Istiqlal

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:26

Pemerintah Kejar Net Zero Emission Lewat Proyek Panas Bumi

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23

Selengkapnya