Berita

Amirsyah (kiri) bersama Menteri ATR/Kepala BPN (tengah)

Politik

Muhammadiyah Sambut Baik Kebijakan Presiden Soal Distribusi Aset

SABTU, 25 FEBRUARI 2017 | 08:33 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Muhammadiyah menyambut baik kebijakan Presiden Joko Widodo soal reformasi agraria atau distribusi aset. Ormas Islam ini pun siap bersinergi dengan Pemerintah.

"Majelis Wakaf PP Muhammadiyah siap bersinergi untuk memanfaatkan tanah sebagai bagian dari kebijakan Pemerintah dalam reforna Agraria dan distribusi aset," jelas  Wakil Ketua Majelis Wakaf PP Muhammadiyah Dr. Amirsyah Tambunan pagi ini.

Saat menyampaikan kata sambutan dan membuka Tanwir Muhammadiyah 2017 di Islamic Center Ambon, Provinsi Maluku, kemarin, Presiden berbicara soal keadilan sosial. Dalam Tanwir dengan tema "Kedaulatan dan Keadilan Sosial untuk Indonesia Berkemajuan" tersebut, Jokowi mengatakan segera mengeluarkan kebijakan ekonomi yang berkeadilan pada tiga sektor penting. Salah satunya, bidang pertanahan atau agraria dan redistribusi aset untuk mewujudkan pemerataan ekonomi di tahun 2017.


"Paling pertama adalah masalah reformasi pertanahan mengingat masih banyak tanah yang dipegang hanya oleh satu orang," ucapnya.

Tak hanya itu, Presiden juga menegaskan akan mengambil alih tanah-tanah yang tak produktif. Kemudian akan dibagikan kepada rakyat. Muhammadiyah juga termasuk.

"Saat ini di kantong saya sudah ada 12,7 juta hektar tanah. Ini dari tanah tidak produktif dan diambil alih oleh pemerintah. Tanah ini akan dibagi-bagi skema-skema khusus. Entah untuk rakyat, koperasi maupun untuk Muhammadiyah, dengan catatan lahan ini harus produktif dan tidak bisa dijual lagi," tandasnya. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya