Berita

Foto: KOI

Olahraga

Asian Winter Games 2017

KOI Siap Berikan Dukungan Maksimal

KAMIS, 23 FEBRUARI 2017 | 11:06 WIB | LAPORAN:

Keikutsertaan Indonesia di Asian Winter Games (AWG) VIII/2017 di Sapporo, Jepang akan menjadi titik awal bagi Komite Olimpiade Indonesia (KOI) untuk memberikan dukungan maksimal dalam mengembangkan olahraga yang berhubungan dengan es.

Hal itu sejalan dengan sambutan Presiden Dewan Olimpiade Asia (OCA) Sheikh Al Ahmed Al Sabah di AWG yang menyatakan akan terus mengembangkan olahraga es di negara-negara Asia ke level yang lebih tinggi berkat kemajuan prestasi olahragawan Asia yang telah dicapai selama ini.

"Setelah multi event rutin, seperti Asian Games, bangsa Asia kini semakin mantap dengan kemajuan ajang multi cabang di pasir, beladiri, dan indoor games. Tak ketinggalan olahraga musim dingin, yang saat ini sudah delapan kali digelar sejak 31 tahun lalu di kota Sapporo.Asian Winter Games kali ini terbanyak, 30 negara, dengan tambahan undangan wakil Oseania, Australia dan Selandia Baru," ujar Sheikh.


Bak gayung bersambut anggota Komisi Eksekutif KOI bidang Sports Development, Harry Warganegara berencana mengembangkan pembinaan olahraga es yang selama ini masih tertinggal, tak hanya dengan negara Asia lainnya, tapi juga dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

"Malaysia sudah membangun olahraga es sejak 15 tahun lalu. Mereka sudah tiga kali ikut AWG, begitu pula Thailand, Singapura, dan Filipina. Dalam kapasitas dan tanggung jawab sebagai anggota komisi eksekutif KOI, saya akan mengupayakan agar Indonesia bisa pula bertanding di Olimpiade musim dingin," ujar Harry.

Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah mendesak peran dan perhatian pemerintah serta Kemenpora agar mulai mengalokasikan pendanaan bagi pembinaan olahraga es. Termasuk juga pembangunan fasilitas dan sarana untuk mengembangkan olahraga ini.

Menurut Raja Parlindungan Pane, yang juga anggota Komisi Eksekutif KOI bidang Sports & Environment, meski Indonesia tergolong baru di olahraga ini, namun dalam bersaing dengan negara Asia Tenggara lainnya tidak kalah.

"Tadi saya menyaksikan di lomba short track speed skating, bagaimana atlet-atlet kita mampu mengalahkan atlet Malaysia, Thailand, dan Filipina. Hal itu menunjukkan kita memiliki potensi meskipun fasilitas latihan dan dana terbatas karena mereka hanya berlatih di mall dengan dana dari kantong pribadi atau dari organisasinya," jelas Raja.

Ia bersama Harry berserta pengurus Federasi Hoki Es Indonesia (FHEI) menjadi pendukung para atlet nasional di nomor shorts track speed skating yang bertanding di Makomanai Indoor Skating Rink, Sapporo, kemarin.

Oleh karena itu, ketua Umum SIWO (Seksi Wartawan Olahraga) Pusat ini juga menginginkan agar perhatian terhadap organisasi-organisasi olahraga es yang baru, seperti hoki es, dan figure skating semakin diperbesar.

"KOI, KONI, dan juga Kemenpora harus membuka mata serta pintu bagi mereka agar peluang menorehkan prestasi dan mengibarkan bendera Merah Putih di tingkat internasional lebih terbuka. Hanya melalui olahraga kita bisa berdiri sejajar dengan bangsa lain yang lebih maju," tambahnya.

Pada penampilan perdana di AWG ini, tim Merah Putih ikut di tiga cabang yang semuanya berlangsung di dalam ruangan, seperti hoki es, figure skating, dan short speed track skating.[wid]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Setahun BPI Danantara Berdiri Justru Tambah Masalah

Rabu, 04 Maret 2026 | 00:07

Jangan Giring Struktural Polri ke Ranah Politik Praktis

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:53

2 Kapal Tanker Pertamina dan Awaknya di Selat Hormuz Dipastikan Aman

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:35

KPK Amankan BBE dan Mobil dari OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:30

Mutasi AKBP Didik ke Yanma untuk Administrasi Pemecatan

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:09

SiCepat Ekspansi ke Segmen B2B, Retail, hingga Internasional

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:07

GoTo Naikkan BHR Ojol, Cair Mulai Besok!

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:01

Senator Dayat El: Pembangunan Indonesia Tak Boleh Tinggalkan Desa

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:46

Kenapa Harus Ayatollah Khamenei?

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:38

Naik Bus Pariwisata, 11 Orang Terjaring OTT Pekalongan Tiba di KPK

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:13

Selengkapnya