Berita

Politik

PKS Tanggap Bencana Banjir Di Seluruh Wilayah Indonesia

SELASA, 21 FEBRUARI 2017 | 13:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tingginya curah hujan yang melanda Indonesia pada beberapa pekan terakhir ini, menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Selain, merendam rumah-rumah warga, banjir juga menghambat aktivitas warga.

PKS bersama tim relawan langsung bergerak melakukan langkah-langkah penanggulangan bencana, baik di lokasi kejadian, maupun di pengungsian.

Mulai dari kegiatan tanggap darurat yang berupa evakuasi korban dan penanganan medis, hingga pelayanan dapur umum dan kesehatan selama di pengungsian, serta rehabilitasi hunian para korban bencana.


Hal itu dilakukan serentak di sejumlah wilayah yang terkena musibah. Seperti, DKI Jakarta, Serang, Lebak, Pandeglang, Bekasi, Kuningan, Majalengka, Cirebon, Indramayu, Brebes, Demak, Temanggung, Wonogiri, Blitar, Moniker, Bima dan Sumbawa.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) DPP PKS Asep Teguh Firmansyah dalam keterangan persnya, Selasa, (21/2).

"Kami, menyerukan kepada struktur, kader, simpatisan dan pejabat publik PKS untuk bahu membahu dalam memberikan bantuan kepada korban banjir. Mulai dari evakuasi, pemberian pelayanan, pengumpulan pakaian, selimut, pendirian sekolah darurat dan trauma healing untuk korban banjir," lanjut Teguh.

Teguh juga berharap, agar pemerintah pusat dan daerah dapat memberikan perhatian serius terhadap penanganan yang cepat dan efektif dalam membantu warga. Serta, memberikan solusi terbaik agar bencana banjir tidak kembali terjadi pada masa mendatang.

"Tentunya kami merasa perihatin atas bencana banjir yang menimpa warga di beberapa daerah. Semoga banjir segera surut, dan warga dapat beraktivitas seperti biasa lagi," tutup Teguh.[zul]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya