Berita

Foto: Dok

Olahraga

PSSI Dapat Kucuran 1,250 Juta Dolar AS Dari FIFA

SENIN, 20 FEBRUARI 2017 | 09:37 WIB | LAPORAN:

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menerima kunjungan dari FIFA yang diwakili oleh Tom Gorissen sebagai FIFA Senior Strategic Development Manager dan Sanjeevan C Balasingam yang menjabat Director Member Associations Asia-Ocenia dari Sabtu (18/2) hingga kemarin.

Kunjungan Tom tersebut berlangsung di kantor PSSI, Gran Rubina Kuningan, Jakarta. PSSI pun diwakili Wakil Ketua Umum, Joko Driyono, Sekjen Ade Wellington dan para direktur serta perwakilan Komite.

Chief Technical Development Officer FIFA, Marco Van Basten gagal ikut dalam kunjungan ke Indonesia karena sakit. Ia juga membatalkan kunjungannya ke Qatar yang notabene sebelum ke Indonesia.


Joko Driyono mengatakan bahwa kedatangan FIFA untuk membawa program serta mensinergikan strategic plan antara PSSI dan FIFA serta AFC yang dikenal dengan nama forward program demi kemajuan sepakbola Indonesia.

"PSSI sangat antusias mengikuti meeting ini dan berlangsung produktif. FIFA menjelaskan semua programnya kepada kami," kata Joko Driyono saat jumpa wartawan.

FIFA Director Member Associations Asia-Ocenia, Sanjeevan C Balasingam mengatakan bahwa FIFA sangat mendukung PSSI dari program-program yang dibawanya.

"Indonesia merupakan negara yang luar biasa dalam hal sepakbola. Kami juga memberikan bantuan uang kepada PSSI agar dapat menjalankan program dengan baik," kata Sanjeevan.

"Kami tadi mendengarkan rancangan dari PSSI, kami mencari solusi untuk perkembangan pemain dan apa yang kurang. Setidaknya ada analisa mendalam dari PSSI dan kami akan memecahkan bersama-sama," tambah Tom.

Dalam FIFA forward program tahun 2017 ini, FIFA memberikan bantuan senilai 500 ribu dolar AS untuk operasional dan melaksanakan beberapa program seperti general secretary, technical director, liga sepakbola pria, liga sepakbola wanita, strategi pengembangan sepakbola wanita, good governance, referee startegy, liga muda untuk sepakbola pria, liga muda untuk sepakbola wanita, dan strategi pengembangan grassroot.

Selain itu juga memberikan bantuan 750 ribu dolar AS untuk program strategic area, organisasi, sporting area, football infrastructure.[wid] 

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya