Berita

Politik

FPI: Warga Kompleks Kristen Bethel Satu TPS Dengan Habib Rizieq, Sebelumnya Tidak

KAMIS, 16 FEBRUARI 2017 | 13:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kemenangan pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat di TPS 17 Petamburan 3, Tanah Abang, Jakarta Pusat, tempat Imam Besar FPI Habib Rizieq mencoblos, ditengarai didesain. Supaya jadi bahan kampanye dan dibesar-besarkan bahwa di TPS Habib Rizieq saja Ahok menang.

"Itu sengaja dibesar-besarkan," jelas pengurus FPI Jakarta, Habib Novel Bamukmin, kepada Kantor Berita Politik RMOL (Kamis, 16/2).

Padahal menurut dia, bukan mengejutkan kalau Ahok meraup 278 suara. Sementara dua pasangan lainnya, Anies R. Baswedan mendapat 212 suara dan Agus Harimurti Yudhoyono Sylviana Murni memperoleh 38 suara.


Karena kebanyakan yang mencoblos di TPS tersebut adalah nonmuslim.

"Nanti saya kasih datanya," kata Habib Novel.

Dia kemudian mengirim poster lewat WA. Di poster tersebut dijelaskan alasan kenapa Ahok menang di TPS Habib Rizieq:

Karena semua penghuni Kompleks Kristen Bethel Petamburan sebagai pendukung Ahok ditumpahkan di TPS tersebut. Padahal selama ini tiap Pemilu, TPS mereka selalu terpisah sendiri depan Gereja Bethel di Petamburan 4, tidak di Pertamburan 3.

Tentu yang seperti ini mudah diatur oleh Ahoker agar terkesan bahwa Ahok bisa menang di sarang Habib Rizieq. Namun demikian ada yang menarik dan ajaib bahwa Anies-Sandi di TPS Hb Rizieq Syihab dapat suara 212 sesuai Aksi Bela Islam 212.

Demikian antara lain keterangan dalam poster tersebut.

Berdasarkan rekapitulasi data di Kecamatan Tanah Abang semalam, Anies-Sandi unggul di Kelurahan Petamburan, dengan meraup 10.203 suara. Ahok-Djarot 4.944 suara dan Agus-Sylvi 4.269 suara. Anies-Sandi memperoleh suara terbanyak di 35 TPS di Petamburan; Ahok-Djarot menang di 6 TPS di Petamburan, sedangkan Agus-Sylvi tak memenangi satu TPS pun.

Sebelumnya, Anggota Dewan Pengarah Tim Pemenangan Ahok, Dadang Rusdiana, membantah pernyataan Habib Novel yang mengatakan Ahok menang di TPS tersebut kebanyakan nonmuslim.

"Tidak benar. Sekali lagi ini bukan persoalan muslim atau nonmuslim, tetapi ini persoalan harapan masyarakat untuk Jakarta yang lebih baik," tegasnya. [zul]

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Program Kurban Presiden dari APBN Punya Dampak Sosial dan Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:20

Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:11

Belum Hari Kemerdekaan, Rupiah Sudah di Atas Rp17.845 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:10

Bantuan Kurban Presiden dari APBN Lebih Tepat Disebut Program Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:06

Guru Berhak Dapat Kehidupan Layak Sesuai Pasal 27 UUD 1945

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:02

Iduladha di KBRI Madrid Jadi Obat Rindu Diaspora pada Masakan Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:57

Pimpin Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal, Nasaruddin Umar: InsyaAllah Aman dan Sesuai Syariat

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:48

Harga Emas Antam Ambruk Rp31.000, Turun ke Rp2,75 Juta per Gram

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:40

Tak Boleh Asal Sembelih, Ini Standar Kurban Ketat di Istiqlal

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:26

Pemerintah Kejar Net Zero Emission Lewat Proyek Panas Bumi

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23

Selengkapnya