Berita

Politik

Aksi 112, Ketua KOKAM: Kita Wajib Bela Ulama Yang Dizalimi

SABTU, 11 FEBRUARI 2017 | 14:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Massa umat Islam yang ikut aksi 112 tidak hanya berasal dari Jakarta. Tapi juga dari berbagai daerah lainnya, termasuk Yogyakarta.

Kedatangan mereka ke Jakarta sebagai bentuk solidaritas sesama muslim.

Ketua Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Yogyakarta, Hari Abu Zaid, menegaskan sesama umat Islam harus saling membantu dan membela. Apalagi kalau ada ulama yang dizalimi atau dikriminalisasi.


"Syaikhuna, ulama kita, Habib Rizieq dan Ustad Bachtiar Nasir dizalimi. Sebagai muslim, kita berkewjiban untuk membela ulama kita," tegasnya saat berorasi di Jalan Ridwan Rais, Jakarta (Sabtu, 11/2).

Dia menegaskan aksi siang ini bukan yang terakhir. Umat Islam harus siap sedia sewaktu-waktu untuk membela ulama, agama, dan bangsa.

"Kalau kita punya kemampuan untuk membantu, maka lakukanlah," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, dia juga menyinggung Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta. Sebagai sesama muslim, Hari mengingatkan agar umat Islam DKI menjadikan ajaran agama sebagai pedoman dalam memilih pemimpin.

Selain dari Yogyakarta, kader dari Angkatan Muda Muhammadiyah dari daerah lainnya juga ikut dalam aksi tersebut. Antara lain dari Bandung, Jawa Barat. Kader AMM dari Bandung ini juga tampil berorasi. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya