Berita

Munarman/Net

Hukum

Polda Bali Tetapkan Munarman Sebagai Tersangka Kasus Pelecehan Pecalang

SELASA, 07 FEBRUARI 2017 | 13:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Panglima Front Pembela Islam (FPI) Munarman ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan pelecehan terhadap petugas keamanan adat Bali atau pecalang.

Kepastian tersebut disampaikan Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose di sela-sela memberikan pengarahan Babinkamtibmas di Lembah Pujian, Denpasar, Selasa (7/2).

Penyidik akan memeriksa Munarman sebagai tersngka pada Jumat (10/2) mendatang.


"Tanggal 10 Februari ini Munarman kami panggil dan statusnya sebagai tersangka," ungkapnya.

Namun, dia belum memastikan apakah Munarman akan langsung ditahan usai pemanggilan perdana tersebut.

"Itu urusan saya," elaknya.

Sebelumnya pada 16 Januari 2017 lalu, sejumlah ormas di Bali melaporkan Munarman ke Polda Bali terkait dugaan fitnah terhadap pecalang melalui video yang tersebar di situs jejaring sosial Youtube.

Video berjudul "FPI datangi dan tegur Kompas terkait framing berita antisyariat Islam" tersebut berisi pernyataan Munarman saat dia dan beberapa anggota ormas mendatangi kantor Kompas pada 16 Juni 2016 lalu.

Munarman sendiri telah diperiksa sebagai saksi pada 30 Januari 2017 lalu. Saat itu, pengacaranya membantah Munarman melakukan seperti yang dituduhkan.

"Klien kami itu (Munarman) tidak mendeskriditkan masalah pecalang. Yang diberitakan itu, dia mempersoalkan adalah kalau membuat suatu berita tolong berita itu berimbang," tegas kuasa hukum Munarman, Fery Firman Wahyudi.[zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya