Berita

Dahnil Anzar Simanjuntak

Hukum

Sebagai Negara Maritim, Masalah Ahok Juga Harus Ditangani Menko Luhut

KAMIS, 02 FEBRUARI 2017 | 16:16 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak tak begitu mempermasalahkan kedatangan Menko Maritim Luhut Pandjaitan ke kediaman Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin di jalan Deli Lorong 27, Koja, Tanjung Priok, Jakarta Utara, tadi malam.

Menurutnya, kedatangan Luhut untuk bersilaturrahim dengan Kiai Ma'ruf adalah sikap yang elok.

"Pejabat negara dengan sopan mendatangi tokoh agama bersama Kapolda dan Pangdam Jaya," ujar Dahnil (Kamis, 2/2).


"Bila kedatangannya terkait dengan tugas beliau sebagai pejabat negara dan posisi beliau sebagai Menko Maritim dipermasalahkan, kenapa tidak Menkopolhukam yang datang, ah bagi saya sudah bener kok," sambungnya.

Pasalnya, Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla fokus ke bidang Kemaritiman atau menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim.

Karena itulah, dia menambahkan, kedatangan Luhut tersebut sudah tepat.

"Jadi, sudah tepat, bila secara operasionalisasi dan simbolik semua permasalahan negara dan bangsa di bawah komando Menteri Koordinator Kemaritiman, yakni Pak LBP. Termasuk masalah lisan Ahok dan timsesnya yang menyebabkan kebisingan yang tidak berkesudahan itu," kata Dahnil disertai emoticon tersenyum.

Kehadiran Luhut bersama Pangdam, dan Kapolda tersebut dinilai terkait dengan persidangan kasus penistaan agama dengan Terdakwa Basuki T. Purnama.

Sidang tersebut menuai sorotan publik karena Ahok dinilai telah menghardik, bahkan menghina Kiai Ma'ruf Amin, yang dalam sidang tersebut sebagai saksi ahli. Ahok sendiri sudah meminta maaf. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya