Berita

Iwan Budianto/Net

Olahraga

Status CEO Liga, PSSI Belakangan Klarifikasi

MINGGU, 29 JANUARI 2017 | 06:56 WIB

Organisasi PSSI di bawah kendali Edy Rahmayadi sudah terlihat labil dengan keputusan yang mereka keluarkan sendiri.

Itu terkait dengan pernyataan Edy yang menyebutkan bahwa Iwan Budianto akan dipercayakan sebagai ketua PT Liga Indonesia Baru, perusahan anyar bentukan PSSI untuk menjadi operator liga profesional tanah air.

Namun, tadi malam, lewat rilis resmi yang disebarkan oleh media offisial PSSI, otoritas tertinggi sepak bola tanah air itu, membantah sendiri pernyataan sang ketua umum.


Dalam rilis tersebut, PSSI mengklarifikasi bahwa tugas Iwan Budianto bukan pimpinan operator liga profesional, melainkan hanya sebagai ketua panitia turnamen Piala Presiden.

Ya, meski membenarkan bahwa, perusahan baru yang menjadi operator baru tersebut, adalah PT Liga Indonesia Baru sebagaimana yang disebutkan oleh Edy Rahmayadi dua hari lalu.

Namun, PSSI kembali membantah Iwan Budianto yang akan diberikan kepercayaan itu.

"Mengenai susunan direksi dan pengurus PT Liga Indonesia Baru belum final," tulis rilis tersebut.

Sayang, tidak ada satupun elit PSSI yang bersedia memberikan komentar terkait rilis tersebut.

Sekjen PSSI, Ade Wellington, juga tidak memberikan respon apa-apa ketika dihubungi oleh para awak media.

"Tapi, itu rilis resmi dari PSSI," kata Bandung Saputra, media offisial PSSI seperti dimuat JPNN.Com.

Padahal, pernyataan Edy setelah pelantikan sudah sangat jelas, Iwan Budianto menjadi ketua operator PT Liga Indonesia Baru.

Rilis yang dikeluarkan oleh PSSI tersebut juga menimbulkan kontroversi di level klub peserta Piala Presiden.

Sebab, saat technical meeting Piala Presiden di Tower SCTV, 24 Januari lalu, panitia sudah mempekenalkan Berlinton Siahaan yang tidak lain adalah bendahara umum PSSI sebagai ketua panitia Piala Presiden.

"Lho, bukannya Belington yang sudah diperkenalkan menjadi ketua pantia (Piala Presiden, Red)?. Kok sekarang Iwan Budianto lagi yang ditunjuk menjadi ketua panitia Piala Presiden. Ini yang benar yang mana?" ujar Manajer Madura United FC, Haruna Soemitro terkait adanya rilis dari PSSI tersebut.

Faisal Mursyid, Sekretaris PT Sriwijaya Optimistis Mandiri (SOM), perusahan pengelola Sriwajaya FC mengatakan bahwa sejatinya isu Iwan Budianto yang akan diberikan kepercayaan untuk menjadi pimpinan operator liga profesional tersebut sudah lama.

"Dan, itu adalah ide dari ketua umum (Edy Rahmayadi) sendiri. Kami Sriwijaya juga mendukung kebijakan itu," kata Faisal.

Hanya saja, pria asal Palembang, Sumatera Selatan ini berharap, agar mantan CEO Arema FC itu harus bisa menempatkan dirinya dengan tepat. Terutama dalam mewakili diri sebagai federasi dan sebagai seorang profesional yang bertanggung jawab pada kualitas liga.

"Kami kira Pak Iwan bisa menjalankan peran itu," tegasnya.[wid]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya