Berita

Arief Hidayat

Hukum

Ketua MK: Ya Allah Saya Mohon Ampun Kenapa Sampai Ini Terjadi Lagi

KAMIS, 26 JANUARI 2017 | 16:04 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Penangkapan Hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar membuat sesama hakim lembaga pengawal konstitusi tersebut mengelus dada.

Mereka tak habis pikir kenapa hakim MK kembali terjerat kasus korupsi atau suap.

"Ya Allah saya mohon ampun kenapa sampai ini terjadi lagi. Saya mohon maaf kepada bangsa, jelas Ketua MK Arief Hidayat dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta (Kamis, 26/1).


Karena itu dia berharap jangan sampai ada hakim MK yang kembali berurusan dengan penegak hukum, khusus KPK.

"Jangan sampai ketiga kali. Saya mohon doanya," ucap Guru Besar Undip, Semarang, ini.

Sebelum Patrialis Akbar, yang terjerat kasus suap adalah Akil Mochtar. Akil yang saat itu sebagai Ketua MK terlibat suap terkait penanganan kasus Pilkada. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya