Berita

Presiden Jokowi/Net

Olahraga

Jokowi Minta Persepakbolaan Nasional Ditingkatkan

SELASA, 24 JANUARI 2017 | 22:23 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak jajarannya untuk memperbaiki kondisi persepakbolaan nasional, agar kembali berprestasi dan dipandang di dunia internasional.

"Pemerintah akan terus memberikan perhatian untuk mempercepat pembangunan sepak bola nasional kita. Meski juga perlu dicatat bahwa pembinaan pada cabang olah raga yang lainnya juga akan diteruskan," ujarnya di sela rapat kabinet di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (24/1).
 
Jokowi meminta jajaran bersama-sama melakukan pembinaan sepak bola sedini mungkin. Dalam rangka memunculkan bibit pemain muda yang berkualitas.


"Jangan sampai hanya berharap sepak bola kita akan maju di tingkat regional maupun dunia jika pembinaan usia dini ini dilupakan," ujarnya.

Dia mengingatkan pentingnya pembenahan sistem kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas, sehingga sesuai dengan peraturan persepakbolaan internasional. Jokowi juga menyoroti pertingnya perbaikan infrastruktur yang memenuhi standar, sebagai upaya pemerintah membangkitkan kembali persepakbolaan nasional.

"Saya sudah minta ke menpora agar lapangan sepak bola di kampung-kampung, di desa-desa diperbaiki dan dijaga. Dipertahankan sebagai ruang publik masyarakat," tegas Jokowi.

Rapat kabinet sendiri dihadiri oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Polhukam Wiranto, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Menkeu Sri Mulyani, Menpora Imam Nahrawi, Mendikbud Muhadjir Effendy, Menristekdikti Muhammad Nasir, Menkominfo Rudiantara, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri BUMN Rini Soemarno, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi, serta Ketua Umum KONI Tono Suratman. [wah]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya