Berita

Arkilaus Baho

Publika

SUARA PUBLIK

Monster Freeport Sampai Jumpa Di Tahun 2019

SABTU, 14 JANUARI 2017 | 07:48 WIB

PADA Kamis 12 Januari Tahun 2017, Presiden RI Jokowi telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2017.

Peraturan tersebut menjalankan amanat UU Minerba Nomor 4 Tahun 2009 sebagaimana juga diatur pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 5 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pemberian Rekomendasi Penjualan ke Luar Negeri Hasil Pengolahan dan Pemurnian Dalam Negeri.

Terkait izin ekspor mineral, diberikan kepada: Pertama, badan usaha pertambangan yang mengubah Kontrak Karya menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Dua, membangun fasilitas pemurnian (smelter) dalam jangka waktu paling lambat 5 tahun. Progress pembangunan dipantau oleh auditor independen setiap 6 bulan. Jika progress di lapangan tidak sesuai dengan proposal yang telah disetujui, rekomendasi ekspor akan dicabut. Ketiga, divestasi saham hingga 51 persen dalam jangka 10 tahun.


Dengan demikian, Freeport berhenti ekspor konsentrat ke luar negeri karena tidak mememuhi ketentuan yang diatur pada saat ini.

Berkaca dari pengalaman yang sudah terjadi dalam sejarah konflik dan rekayasa selama ini, publik harus satu padu menjaga bumi Papua dari hasutan atau provokasi mengatanamakan separatisme, penembakan misterius dan hal lainnya, yang direkayasa lantaran sang monster kapitalis Freeport hari ini tidak diistimewakan oleh rezim Jokowi-JK.

Dua tahun akan datang harus dimanfaatkan sebaiknya guna melakukan evaluasi menyeluruh terkait keberadaan Freeport.

Evaluasi jelang pembicaraan izin Freeport di tahun 2019 harus melibatkan masyarakat adat setempat.
Evaluasi terkait lingkungan hidup, dampak ekologi akibat operasi tambang freeport menyempitkan ruang hidup orang Papua. Hutan dan tanah luas telah tertutup limbah. Lebih-lebih evaluasi sistem security yang buruk selama ini.

Dengan berubahnya kontrak karya Freeport menjadi pertambangan khusus, maka tidak ada dalil apapun bagi militer untuk menjaga Freeport. Sebab selama ini kehadiran militer yang dibayar perusahaan hanya menambah kebencian orang Papua kepada pemerintah.

Dalam suasana penghentian ekspor bahan mentah hingga tahun 2019 untuk pembicaraan izin lanjut terkait Freeport, jangan lagi ada oknum diperalat demi mengacaukan situasi Papua. Sebab sejarah Freeport adalah bersembunyi di balik konflik separatis Papua merdeka dan pengalihan isu-isu konflik sosial.

Saya juga berharap pada seluruh warga Indonesia agar tidak lagi diguna-guna oleh kekuatan asing untuk membangun konfrontasi tak jelas seperti isu-isu yang bukan menyangkut hajat hidup orang banyak.

Arkilaus Baho

Aktivis Papua

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya