Berita

Foto/Net

Politik

93 Botol Miras Ilegal Ditemukan Di Jalur Tikus Perbatasan Malaysia

SENIN, 09 JANUARI 2017 | 14:27 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebanyak 93 botol miras yang diduga diselundupkan dari Malaysia berhasil diamankan Satgas Pamtas Yonif 131/Braja Sakti di jalan tikus perbatasan di Kubu Raya, Kalimantan Barat pada Minggu (8/1).

Kepala Penerangan Kodam XII/Tanjungpura Kolonel Inf Tri Rana Subekti dalam siaran persnya menjelaskan bahwa pada Minggu (8/1) sekitar pukul 12.00 WIB, lima orang anggota Pos Segumun dipimpin Serda Sumarto melaksanakan patroli di jalan tikus. Mereka bergerak menuju ke arah patok G 408 dengan mengendarai dua unit sepeda motor.

Sekitar pukul 13.30 Wib mereka berhenti dan turun dari sepeda motor untuk melanjutkan patroli dengan berjalan kaki menyusuri jalan tikus. Di tengah jalan, Serda Sumarto melihat sebuah karung tergeletak di pinggir jalan tertutup pelepah pohon sawit.


"Kondisi tersebut menimbulkan kecurigaan Serda Sumarto sehingga ia memeriksa karung tersebut  ternyata karung berisi minuman keras merk Al Kitai sebanyak 1 kotak, terang Kapendam," ujar Kapendam Subekti.

Serda Sumarto kemudian memerintah anggota patroli untuk menyisir di sekitar lokasi tersebut. Mereka berpencar, dua orang terdiri dari Praka Dafri Lastran dan Pratu Teguh Septian bergerak ke arah pondok kebun yang terletak tidak jauh dari lokasi.

"Ternyata di pondok tersebut ditemukan 5 kotak minuman keras yang ditutup dengan terpal. Selanjutnya dilakukan penyisiran ulang untuk mencari barang ilegal lainnya dan pemiliknya namun hasilnya nihil," sambungnya.

Barang bukti berupa  3 dus minuman keras merk Gin yang berisi  57 botol dan 3 dus minuman keras merk Al Kitai berisi  36 botol selanjutnya diamankan ke Pos Segumun untuk dilakukan proses selanjutnya.[ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya