Berita

Effendi Simbolon/Net

Politik

Effendi Simbolon: Urusan Negara Lebih Banyak Ngapain Pusing Sama Hoax

SABTU, 07 JANUARI 2017 | 14:02 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah tidak perlu panik dengan informasi bohong atau hoax, apalagi menyebut kondisi saat ini sedang dalam darurat hoax.

Begitu kata politisi PDIP Effendi Simbolon dalam diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (7/1).

"Sepanjang itu interaksi antar sosial dengan makhluk sosial, tidak perlu lah kita panik apalagi disebut darurat hoax," ujarnya.


Anggota Komisi I DPR RI ini mengatakan bahwa ancaman di dunia nyata lebih berbahaya ketimbang informasi hoax di dunia maya.

"Urusan negara lebih banyak, masalah ekonomi, BBM, tarif listrik naik segala macam, ngapain kita pusing sama hoax. Tapi kalau (informasi hoax) mengancam kedaulatan bangsa, pemerintah harus langsung tegakkan," sambungnya.

Dijelaskan Effendi bahwa dunia maya hanya instrumen bagi masyarakat untuk mengekspresikan diri. Mereka bisa mengoperasikan sendiri laman situs atau akun jejaring sosial tanpa harus menunggu wartawan untuk mempublikasikan.

"Pokoknya gue tinggal share aja, siapa yang mau dengar ya silakan. Salah yang dengar juga, kenapa lu dengar terus lu share (kalau informasi itu hoax)," sambungnya.

Jika ada yang dirasa merugikan, lanjut Effendi, masyarakat bisa mengajukan delik aduan sebagaimana tersirat dalam UU ITE.

"Kalau dia tidak mengadu ngapain kita yang pusing," pungkasnya.[ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya