Berita

Edi Hasibuan/Net

Politik

Lemkapi: Kenaikan Tarif Urus BPKB Tidak Masuk Akal

KAMIS, 05 JANUARI 2017 | 21:27 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Peningkatan pungutan di beberapa sektor pelayanan publik di Kepolisian, khusus untuk sektor pelayanan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan mutasi kendaraan, sangat memberatkan rakyat kecil.

Begitu kata Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/1).

"Kami menilai persetujuan badan anggaran (Banggar) dan Komisi III DPR untuk kebijakan baru ini tidak berpihak kepada rakyat karena kenaikannya terlalu memberatkan," ujarnya.


Edi mencontohkan, dalam pelayanan BPKB kendaraan bermotor roda empat seperti yang diatur dalam PP 60/2016 tentang Jenis dan Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang sebelumnya hanya Rp 80 ribu naik menjadi Rp 375.000.

"Angka ini menurut kajian kami sangat tidak masuk akal dan memberatkan," ujarnya mantan anggota Kompolnas itu.

Menurut Edi, pemerintah perlu mempertimbangkan untuk merevisi peningkatan pungutan ini agar tidak membebani rakyat.

Namun di bagian lain dalam kebijakan baru ini, Edi menilai penerapan PNBP untuk nomor pilihan (Nopil) kendaraan perlu didukung agar Polri semakin baik dalam pelayanan.

"Selama ini, polisi dicurigai ikut 'bermain' dalam pelayanan nopil. Jadi dengan kebijakan baru ini, kita harapkan pelayanan polri akan semakin baik dan mendapat kepercayaan dari masyrakat," pungkas Edi. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya