Berita

Fokal IMM/Net

Politik

Panglima TNI Akan Hadiri Diskusi Akhir Tahun Fokal IMM Siang Ini

RABU, 28 DESEMBER 2016 | 09:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Tahun 2016 merupakan tahun penuh turbulensi bagi bangsa Indonesia, secara politik, ekonomi, dan pertahanan keamanan.

Turbulensi politik ditandai oleh aksi demonstrasi besar-besaran ummat Islam Indonesia yang menuntut penegakan hukum atas dugaan penistaan agama. Turbulensi ekonomi terlihat pada perlambatan pertumbuhan ekonomi, turunnya pendapatan pajak, dan melambatnya ekonomi rakyat akibat turunnya harga komoditas.

"Sedangkan isu pertanahan dan keamanan ditandai penyanderaan WNI, isu laut China selatan, dan radikalisme," kata Sekjen Kornas Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM), Azrul Tanjung, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 28/12).


Menurut Azrul, segenap komponen bangsa, baik militer-sipil, penyelenggara negara-sipil society, pribumi-non pribumi, dan elit ekonomi-pekerja niscaya memahami turbulensi Indonesia dengan kewaspadaan dan penelaahan jernih.

"Pergolakan politik-ekonomi jangan sampai membahayakan kohesi kita sebagai sebuah bangsa sehingga abai mencermati potensi yang mungkin menjadi ancaman bagi keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia," katanya.

Eksistensi NKRI, sambungnya, merupakan tanggung jawab segenap anak bangsa, karena dengan demikian lah ketahanan Indonesia sebagai sebuah negara bangsa menjadi terjamin. Pertahanan rakyat semesta, sebagai sebuah konsep bela negara telah teruji sejak masa penjajahan yang mengantarkan Indonesia menjadi negara merdeka.

Dengan kondisi seperti itu, siang ini, Kornas Fokal IMM pun menggelar diskusi akhir tahun sebagai forum reflektif-solutif membincang kondisi kebangsaan, serta ajang silaturrahim berbagai komponen bangsa dengan bahasan jernih dari sejumlah narasumber.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh data informasi persoalan kebangsaan dan nasib kedaulatan NKRI; bagaimana pengaruh kedaulatan NKRI pasca amandemen UUD 1945; mengawal dan menyatukan berbagai komponen bangsa untuk perduli dan ikut andil dalam menjaga NKRI dan kedaulatan bangsa," kata Ketua Panitia, Ton Abdillah Has.

Ton menambahkan bahwa acara ini akan dimulai dengan ceramah umum dari Panglima TNI Gatot Nurmantyo. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya