Berita

Jaya Suprana

Fenomena Misterius

SELASA, 27 DESEMBER 2016 | 11:02 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

DALAM menempuh perjalanan hidup, kita kerap menghadapi berbagai fenomena misterius yang sulit dipahami seperti misalnya hukum ternyata hanya tajam ke bawah, dewan perwakilan rakyat ternyata dewan perwakilan parpol, setelah dengan susah-payah kaum penjajah berhasil diusir ternyata ada sesama bangsa yang tega menindas sesama bangsa sendiri, meski patuh membayar retribusi, para pedagang kaki lima harus ikhlas digusur, sebelum digusur rakyat kaya diberi ganti rugi sementara rakyat miskin tidak, setelah menang Pemilu, para pemenang Pemilu lazim dijangkiti penyakit amnesia maka lupa janji-janji yang diobral di masa kampanye dan lain-lain misteri.

Pada hakikatnya, kehidupan manusia memang kerap dihadiri berbagai fenomena misterius misalnya angka 1089. Silakan anda memilih sebuah angka  terdiri dari tiga angka di mana angka pertama lebih besar ketimbang angka terakhir minimal 2, misalnya 782. Kemudian balik urutan angka tersebut menjadi 287 lalu kurangkan ke 782 sehingga 782-287 = 495. Kemudian putar balik angka 495 menjadi 594 lalu jumlahkan kedua angka yang diputar balik tersebut : 495 + 594 maka angka yang ke luar adalah 1089. Keliru apabila menduga bahwa angka 1089 tergantung pada  tiga angka tertentu saja.

Pada kenyataan: tiga angka apa pun yang anda pilih selama angka pertama lebih besar minimal 2 ketimbang angka ke tiga dengan urutan penghitungan yang persis sama dengan urutan penghitungan tersebut di atas maka angka yang terakhir ke luar niscaya hukumnya ajaib adalah 1089.


Maka jika anda ingin menjadi tukang sulap yang dikagumi, silakan beritahu seorang penonton untuk di dalam hati memilih sebuah angka terdiri dari tiga angka di mana angka pertama berjarak minimal 2 dari angka terakhir lalu minta sang penonton mengurangi angka tersebut dengan angka yang terbalik urutannya lalu balik angka hasil pengurangan tersebut untuk kemudian ditambahkan pada sang angka yang belum di balik, lalu minta sang penonton menulis angka hasil penghitungan tersebut pada secarik kertas dan dimasukkan ke dalam sebuah amplop tertutup.

Kemudian dengan aneka gaya acting dramatisasi  kalau perlu ditambah sesajen dan asap kemenyan, anda  pura-pura susah-payah dengan tenaga supranatural berusaha menyimak angka yang tertulis di dalam amplop tertutup untuk kemudian menyatakan bahwa angka yang tertulis di dalam amplop adalah 1089. Misalnya sang penonton memilih angka 943 maka 943 â€" 349 = 594 + 495 = 1089 . Atau  531 â€" 135 = 396 + 693 = 1089.  Juga 813 â€" 318 = 495 + 594 = 1089! Demi menjaga citra kewibawaan sebagai tukang sulap yang sakti mandraguna , sebaiknya pergelaran sulap tebak angka ini jangan diulang pada saat di hadapan hadirin yang sama agar tidak terbongkar rahasia bahwa jawaban satu-satunya apa boleh buat, tidak bisa tidak, mau tidak mau hukumnya wajib senantiasa niscaya tetap 1089!

Saya menerawang kemisteriusan angka 1089 bukan demi memubazirkan waktu anda dengan omong kosong trivialisme alias hal-hal sepele namun memang sekadar sebagai suatu ikhtiar memberikan bukti bahwa memang banyak hal dalam kehidupan ini merupakan fenomena misterius. Tidak semua situasi kondisi peristiwa di dalam kehidupan ini mudah dijelaskan dengan daya pikir dan daya tafsir manusia yang memang terbatas sehingga memang sulit mampu memahami apalagi menjelaskan segenap fenomena dalam kehidupan penuh misteri ini![***]
 

Penulis adalah pendiri Pusat Studi Kelirumologi
 

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya