Berita

Akom/Net

Politik

Akom: Pemerintah Jangan Kebakaran Jenggot Hadapi TKA Ilegal Tiongkok

MINGGU, 25 DESEMBER 2016 | 16:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tenaga kerja asing (TKA) ilegal khususnya dari Tiongkok yang ada di Indonesia merupakan sebuah fakta yang tidak terbantahkan. Apalagi jumlah TKA illegal asal Tiongkok di Indonesia juga cukup besar.

Begitu kata mantan Ketua DPR Ade Komarudin saat dihubungi wartawan sesaat lalu, Minggu (25/12).

"Saya memang tidak mampu mengidentifikasi berapa jumlah pastinya di seluruh Indonesia. Tapi waktu kunjungan ke beberapa daerah, salah satunya di Cilegon, Banten, itu ada dua ribuan lebih TKA illegal asal Tiongkok," ujar politisi Golkar tersebut.


Akom, begitu ia disapa, mengaku mendapat informasi bahwa di Morowali para TKA diangkut menggunakan kontainer. Mereka berbadan tegap layaknya militer.

"Bahkan diduga oleh sebagian orang adalah tentara. Tapi wallahualam bissawab, saya tidak tahu pasti dan ini harus diteliti apakah faktanya benar seperti itu," sambungnya.

Untuk itu, Akom mengimbau agar pemerintah bersama aparat keamanan berkoordinasi dengan DPR harus bisa menanganinya. Pemerintah, lanjutnya, juga  tidak boleh kebakaran jenggot soal TKA ilegal asal Tiongkok ini.

"Karena faktanya memang ada," pungkasnya. [ian]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya