Berita

Politik

Per Februari 2017, Media Massa Kredibel Akan Distempel Dewan Pers

JUMAT, 23 DESEMBER 2016 | 04:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Dewan Pers akan memberikan stempel kepada perusahaan media massa di Indonesia yang telah sesuai dengan peraturan serta perundangan yang ada. Kebijakan ini diambil agar masyarakat bisa memilah sumber informasi yang didapat dari media massa yang terverifikasi dan kredibel.

"Kami akan melakukan verifikasi. Perusahaan media yang terverifikasi akan diberi logo. Seluruhnya, mulai dari online, cetak, hingga radio," ujar Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat Rabu (21/12)

Dijelaskan pria yang akrab disapa Stanley ini bahwa logo stempel akan disesuaikan dengan jenis media massa. Untuk televisi, stempel bisa berupa running text dan radio, stempel bisa berbentuk suara.


Sementara media massa online, logo stempel bisa ditaruh di bagian laman utama. Logo ini nantinya bisa dipotret dengan smartphone dan terkoneksi dengan data Dewan Pers.

"Jadi Ketahuan media massa itu mulai dari alamatnya, penanggungjawabnya, dan sebagainya," sambung Stanley.

Stanley menegaskan bahwa kebijakan ini akan berlaku efektif pada Februari 2017 dan rencananya diresmikan langsung oleh Presiden Jokowi.

"Presiden sendiri yang akan meluncurkan program tersebut bertepatan pada Hari Pers Nasional pada 7 Februari 2016 di Ambon," pungkasnya. [ian]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya