Berita

Foto/RMOL

Nusantara

Sosialisasikan Bahaya HIV/AIDS, Salsabila Community Kunjungi Lapas Wanita

JUMAT, 23 DESEMBER 2016 | 02:01 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Wanita Palembang, mendapatkan "Sosialisasi Pembekalan, Pengetahuan, Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit menular HIV/AIDS" dari Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Ir. Permana MMA didampingi Inisiator Salsabila Lury Elza Alex Noerdin, Kamis (22/11).

Penyakit HIV/AIDS merupakan penyakit mematikan yang belum ada obatnya. Penyakit ini menyerang sistem imunitas manusia. AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah sekumpulan gejala dan infeksi yang terjadi karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia yang diakibatkan infeksi virus HIV (Human Immunodeficiency Virus). Di Indonesia khusunya penyakit ini setiap tahun korbannya terus bertambah.

Pada kata sambutanya sekaligus membuka resmi sosialisasi bahaya penyakit mematikan tersebut Ir. Permana mengatakan, saat ini lapas wanita paling banyak kasusnya masalah narkoba yang dimana narkoba merupakan salah satu faktor dalam penyebaran virus HIV.  Adapun tujuan dari sosialisasi ini guna memberikan perhatian dalam rangka memperingati Hari Ibu." Saya yakin ibu-ibu dan semua yang dibina disini bukan kemauan sendiri, tapi masalah hidup yang mengharuskan kalian disini," tegasnya


Dikatakan Permana, pihaknya menghimbau kepada Ketua Lapas Wanita untuk segera membuatkan komunitas yang masing-masing beranganggotakan 5-10 orang untuk dilatih hingga mahir berdasarkan minat dan kemampuan dalam keterampilan." Diharapkan warga binaan kembali ke masyrakat mempunyai keahlian yang bernilai jual, sehingga tidak kembali lagi ke lapas," himbaunya

Pada kesempatan ini Lury Elza Alex mengatakan sosialisasi bahaya HIV/AIDS merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Salsabila Community untuk meningkatkan rasa kepedulian kepada warga binaan lapas wanita dalam rangka memperingati Hari Ibu dan Hari HIV." Saya harap setelah kegiatan ini warga binaan lapas wanita sudah mengetahui bagaimana mencegahnya, menanggulanginya, bahkan untuk yang sudah terkena tidak perlu khawatir karena sudah ditemukan obat menidurkan virus HIV tersebut," jelasnya

Lanjut Inisiator Salsabila, kedepan Salsabila Community berkerja sama dengan Ketua lapas wanita dalam mengembangkan pelatihan kepada warga binaan antara lain pembuatan tenun songket. "Hasilnya akan dijual keluar, untuk kehidupan mereka setelah keluar dari lapas." pungkasnya

Kegiatan ini menghadirkan Narasumber langsung Dr. Marlia reflanti, Dalam materinya membeberkan data dan temuan kasus HIV/AIDS terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Lebih lanjut, tentunya membutuhkan peran aktif dari seluruh pihak dan jangan takut untuk memeriksa kesehatan.  [ian]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya