Berita

Uchok Sky Khadafi

Olahraga

Presiden Harus Jelaskan Asal Dana Rp 12 M Yang Disiapkan Untuk Bonus Timnas

SABTU, 17 DESEMBER 2016 | 19:14 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Direktur Center For Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, menyambut baik janji Presiden Joko Widodo yang akan mengguyur pemain Timnas Sepakbola Indonesia bonus fantastis, Rp 12 miliar kalau menjadi juara Piala AFF.

Bahkan, menurutnya, bonus tersebut harus diberikan kalaupun Boaz Solossa Dkk gagal menjadi yang terbaik di Asia Tenggara. [Baca: Presiden Jokowi Siapkan Bonus Rp 12 Miliar Untuk Kemenangan Timnas]

"Tapi, tolong dong Pak Jokowi, uang Rp 12 miliar kasih saja buat Timnas, baik menang atau kalah di Thailand," jelas Uchok  kepada Kantor Berita Politik RMOL malam ini.


Namun Uchok juga mengingatkan, Presiden harus menjelaskan kepada rakyat dari mana sumber duit Rp 12 miliar tersebut. "Asal sumber dana buat timnas ini berasal darimana, dan kementerian mana yang pegang," ungkapnya.

Dia berharap dana tersebut bukan berasal dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.

"Karena pengelola dana disana itu jelek. Coba lihat, belum ASEAN Games berlangsung, tapi dana ASEAN Games untuk sosialisasi sudah dikorup," sentilnya.

Saat ini leg kedua kedua final Piala AFF antara Timnas Indonesia melawan Thailand sedang berlangsung di Stadion Rajamangala, Bangkok.

Sebelumnya, pada pertandingan final leg pertama di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu (14/12), Timnas mampu mengungguli Thailand dengan skor akhir 2-1. Saat itu, Indonesia mampu bangkit dan mengejar ketertinggalan setelah pada babak pertama sempat tertinggal terlebih dahulu. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya