Berita

Politik

Fantastis, Kekayaan Agus-Sylvi Terus Mendapat Sorotan

JUMAT, 16 DESEMBER 2016 | 18:43 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

. Jumlah kekayaan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni terus mendapat sorotan. Pasalnya, pundi-pundi harta kekayaan pasangan cagub-cawagub DKI yang diusung Demokrat, PAN, PKB dan PPP itu cukup fantastis dan dinilai tidak wajar.

Sebab jumlah harta keduanya tidak sebanding dengan pekerjaan keduanya yang masing-masing sebagai anggota TNI dan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Demikian disampaikan Direktur Centre For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi dalam diskusi "Menakar Laporan Kekayaan Cagub-Cawagub DKI Jakarta" yang digelar Forum Transparansi Indonesia di Hotel Sofyan Betawi, Menteng, Jakarta Pusat, Jakarta Pusat (Jumat, 16/12).


"Satu militer (Agus), satu dari sipil (Sylvi). Gajinya saja sudah tidak mungkin. Karena PNS gajinya bisa kita hitung, pangkat mayor itu berapa (gajinya) sih? PNS seperti Sylvi itu berapa sih (gajinya)?" kata dia, seperti dilansir RMOLJakarta.

Dia mengungkapkan, setiap pegawai di institusi pemerintah seharusnya menerapkan pola hidup yang sederhana. Namun dengan harta sebanyak itu, bukanlah kesederhanaan yang terlihat.

"Kok tiba-tiba ada Rp 15 M (miliar). Kalau Rp 15 M itu orang kaya. Kaya beneran itu," tandasnya.

Dari Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang diterima KPU DKI Jakarta, Agus memiliki kekayaan sebesar Rp 15.291.805.024 dan 511.332 dolar USA. Sementara calon Wagub pendampingnya, Sylvi memiliki total kekayaan Rp 8.369.075.364. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya