Berita

Jorge Lorenzo/Net

Olahraga

Lorenzo Ganggu Fokus Yamaha

Motogp
RABU, 14 DESEMBER 2016 | 10:35 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Keputusan Jorge Lorenzo yang mengumumkan kepindahan­nya ke Ducati sejak April 2016 telah mengganggu fokus Yamaha Movistar di sisa musim MotoGP 2016.

Lorenzo mengambil keputusan hengkang ke Ducati sebelum berlangsungnya GP Spanyol, 24 April. Artinya Lorenzo sudah memastikan hengkang dari Yamaha saat musim 2016 masih menyisakan 15 seri balapan.

"Mungkin dia bisa 95 persen fokus, tapi lima persen lain­nya dia memikirkan masa depan, mungkin melihat penampilan Ducati," ujar Direktur pelaksana Movistar Yamaha Lin Jarvis dikutip Crash.net.


Keputusan Lorenzo pindah ke Ducati datang ketika Yamaha masih bersaing dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2016. Ketika itu Lorenzo dan Valentino Rossi masih bersaing ketat dengan Marc Marquez di puncak klasemen sementara.

Namun, keputusan Lorenzo hengkang ke Ducati bukan hanya satu-satunya penghambat penampilan Yamaha. Banyak faktor yang menjegal laju Yamaha meraih gelar juara dunia MotoGP 2016, seperti kerusakan mesin Rossi di GP Italia dan buruknya adaptasi Lorenzo dengan ban Michelin. "Kami akan menjalankan musim dengan baik, meski ada perubahan tersebut," ujarnya. ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya