Berita

Anna Kendrick/Net

Blitz

Anna Kendrick, Kecam Pemerkosaan Di Last Tango In Paris

SABTU, 10 DESEMBER 2016 | 09:28 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Anna Kendrick marah besar pada Bernardo Bertolucci. Ia mengkritik adegan pemerko­saan di film lawas Last Tango in Paris yang disutradarai oleh Bertolucci. Kendrick menjawab kicauan Chris Evans di Twitter yang mengatakan, tak akan lagi melihat Bertolucci atau Mar­lon Brando (aktor utama Last Tango in Paris) dengan cara yang sama setelah fakta di balik adegan pemerkosaan itu.

"Wow, aku tak akan pernah melihat film ini, Bertolucci atau Brando dengan cara yang sama lagi. Ini lebih dari seke­dar menjijikkan. Aku merasa sangat marah," tulis Evans.

Kendrick menjawab, "Nona Schneider (artis utama Last Tango in Paris) mengatakan ini beberapa tahun lalu. Aku terbiasa tak ditanggapi ketika membahas ini dengan orang-orang (terutama para pria)."


Kemarahan bintang Twilight Saga dan Up In The Air ini di­picu oleh kembali beredarnya video wawancara Bertolucci pada 2013 tentang adegan pe­merkosaan itu. Dalam wawan­caranya, sutradara asal Italia ini mengaku bahwa adegan tersebut dilakukan tanpa mem­beritahu Schneider.

Last Tango in Paris, mem­buat nama Schneider melam­bung pada 1972. Kariernya melambung sampai 2008, tiga tahun sebelum ia mundur dari hadapan kamera dan mening­gal pada 2011.

Adegan di mana pemerko­saan itu terjadi adalah saat ia dihimpit di lantai oleh kara­kter pengusaha Amerika. Ia melakukan penetrasi anal. Asosiasi film di AS mengang­gapnya ekstrem.  ***

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Jaksa Agung Resmi Lantik Kuntadi sebagai Pengganti Febrie

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:25

Wasekjen AMPI: Hasil Rapat Pleno IX Cacat Hukum dan Tak Punya Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:23

Danantara Mulai Bentuk Perusahaan Manajemen Aset Raksasa

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:15

Samsung Galaxy Z Fold 8 Hadirkan Desain Tipis dan Performa Tangguh

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:55

Indonesia Kecam Serangan terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:34

Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jadi PR Bersama

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:32

Panda Bond RI Laris, Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:27

Kemunculan Kabinet Bayangan Konsekuensi dari Demokrasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Iran: Trump akan Hadapi Konsekuensi jika Serangan AS Berlanjut

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI, Sebut Bentuk Kepedulian untuk Korban

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:50

Selengkapnya