Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Bersatu Padu Dalam Gelora Semangat Kemanusiaan

KAMIS, 08 DESEMBER 2016 | 17:17 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

GEMPA bumi berkekuatan 6,4 SR mengguncang Kabupaten Pidie Jaya, Aceh pada 7 Desember 2016. Informasi dari BMKG, gempa terjadi pada pukul 05.03 WIB dengan episentrum dengan kedalaman 10 kilometer berada di timur laut Kabupaten Pidie.

BMKG menambahkan tingkat guncangan menunjukkan bahwa dampak gempa bumi berupa guncangan kuat terjadi di beberapa daerah seperti Busugan, Meukobrawang, Pangwabaroh, Meukopuue, Tanjong, Meukorumpuet, Panteraja, Angkieng, dan Pohroh pada skala intensitas III SIG-BMKG (VI MMI).

Pemerintah melalui Kementerian Sosial telah menyiapkan berbagai bantuan logistik bagi warga Aceh yang menjadi korban gempa. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, total nilai bantuan yang akan disalurkan senilai Rp 2.096.880.256. Bantuan logistik tersebut antara lain berupa tenda keluarga, tenda gulung, matras, selimut, family kit, food ware, kids ware, baju, mi instan, makanan kaleng, dan berbagai jenis sembako. Selain itu Kementerian Sosial juga membuka dapur umum lapangan sebagai bagian dari aksi tanggap darurat. Setiap dumlap, mampu menyajikan hingga 1.000 porsi makanan bagi para pengungsi.  


Khofifah menyatakan, Kementerian Sosial terus mengikuti perkembangan dari penanganan korban gempa, termasuk memantau jumlah korban meninggal dan luka akibat gempa. Bantuan kepada korban gempa, menurut Mensos, disalurkan melalui Dinas Sosial Aceh di masa darurat. Sudah barang tentu Palang Merah Indonesia segera mengerahkan segala daya untuk membantu meringankan derita para korban gempa 712 di Aceh.

Ketua DPR RI segera mengumpulkan segenap fraksi DPR untuk cepat bergerak membantu para korban gempa. Front Pembela Islam secara resmi mengumumkan pengiriman laskar kemanusiaan ke Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh. Berkoordinasi dengan FPI Sumut dan Aceh, FPI membangun posko-posko bantuan kemanusiaan.   Laskar kemanusiaan Buddha Tzu Chi beserta tim dokter di bawah koordinasi Oei Hong Tjhien juga sigap segera langsung berangkat ke Aceh untuk menolong para korban gempa.  

Pada usia lanjutnya, tokoh perbankan nasional Mochtar Riyadhi menyempatkan diri datang ke mabes PMI Pusat untuk menyerahkan sumbangsih kemanusiaan setelah sebelumnya laskar kemanusiaan Lippo Group di Sumatera Utara dan Aceh langsung terjun ke lapangan untuk membantu penyelamatan para korban gempa di Aceh. Meski diri sendiri sedang dalam kondisi babak belur lahir batin akibat upaya membela rakyat miskin Kota Jakarta dari angkara murka penggusuran, pejuang kemanusiaan Sandyawan Sumardi masih tidak mau ketinggalan menghimpun sumbangsih kemanusiaan melalui Jaringan Relawan Kemanusiaan Indonesia maupun menugaskan relawan kemanusiaan JRKI ke Pidie Jaya, Aceh. Seperti dahulu juga telah dilakukan pada masa musibah tsunami menimpa Aceh.

Dapat diyakini bahwa sebenarnya masih banyak lagi kelompok relawan kemanusiaan di luar jangkauan pantauan terbatas saya pribadi, ikut berperan serta dalam memberikan sumbangsih bantuan masing-masing demi membantu mengurangi penderitaan para korban gempa 712 di Aceh. Di tengah suasana kegalauan yang sedang merongrong sendi-sendi persatuan bangsa, mendadak pada saat bersama menghadapi musibah gempa 712 di Aceh, bangsa Indonesia sigap menyingkirkan segenap perbedaan pendapat demi kembali bersatu padu dalam gelora semangat kemanusiaan.

Seharusnya media formal dan sosial di dalam dan luar negeri berhenti memberitakan suasana perselisihan pendapat demi bersatu padu gencar memberitakan luapan gelora semangat kemanusiaan masyarakat Indonesia dalam gigih mewujudkan semangat ketuhananan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan sosial yang tersirat dan tersurat di dalam Pancasila menjadi kenyataan sikap dan perilaku nyata. [***]

Penulis adalah pembelajar semangat kemanusiaan yang adil dan beradab.


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 1 Masih Dibuka, Begini Caranya

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:59

Sesat Pikir Program MBG

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:45

Demi Lunasi Utang Pinjol, Seorang Wanita Hampir Disetubuhi Debt Collector

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:18

Cinta dan Benci Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:59

Saatnya Generasi Milenial Tampil Tentukan Nasib Bangsa di Pemilu 2029

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:40

Sumpah Sudaryono dan Donny

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:20

49 Startup Binaan IPB University Didorong jadi Produk Unggulan Nasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 03:50

Prabowo-Anies Flagships

Kamis, 23 Juli 2026 | 03:25

TelkomGroup Perkuat Peran Penggiat Budaya Lewat CAMG 2026

Kamis, 23 Juli 2026 | 02:59

Negara OKI Didesak Bantu Iran Hadapi Agresi AS dan Israel

Kamis, 23 Juli 2026 | 02:45

Selengkapnya