Berita

Hukum

Jadi Trending Topic, #KPKUsutAhok Bergema Di Media Sosial

KAMIS, 08 DESEMBER 2016 | 14:52 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tuntutan agar Komisi Pemberantasan Korupsi mengusut tuntas kasus-kasus dugaan korupsi yang melibatkan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki T. Purnama bergema di media sosial. Ramainya netizen menyuarakan demikian sampai tanda pagar #KPKUsutAhok menjadi trending topic saat ini jagat Twitter.

Desakan KPK mengusut kasus korupsi yang ditengarai melibatkan Ahok tersebut setidaknya karena dua hal.
 
Pertama, soal kabar adanya temuan baru Badan Pemeriksa Keuangan Keuangan (BPK) seperti disampaikan Ketua KPK Agus Rahardjo terkait pembelian lahan RS Sumber Waras dan pembelian lahan di Cengkareng.


"Kami yakin penemuan BPK itu benar karena mereka lembaga yg kredibilitas dan netral, ayo KPK mohon sgera #KPKUsutAhok," cuit ‏@EriaSaputri.

Kedua terkait pernyataan Jenderal Tito yang disampaikan di hadapan jutaan umat Islam pada Aksi Bela Islam III pekan lalu (Jumat, 2/12). Kapolri menjelaskan Ahok menjadi tersangka setelah ditangani Polri. Berbeda dengan KPK yang sudah beberapa kali Ahok itu tapi tak kunjung dijerat.

"Mudah-mudahan kabar #KPKusutAHOK ini benar dan tidak menemui jalan buntu lagi. KPK akan terdeligitimasi oleh sindiran Kapolri kmrn di #212," kicau ‏@widyasupena.

KPK diminta untuk menunjukkan dirinya sebagai lembaga superbody. Tidak takut menetapkan siapa pun yang terkait kasus korupsi, termasuk Ahok.

"Kita mrindukan @KPK_RI sprti dlu, yg brni tegakkan hukum pd siapapn. Buktikan kejantananmu dg #KPKUsutAhok.Rakyat tak rela kamu jd banci," cuit ‏@mdaminudin.

"Mungkin kami tdk perlu lg turun dgn jutaan ummat krn kami percaya KPK lembaga super body ? Saatx KPK mebuktikan itu #KPKUsutAhok," timpal ‏@Alfian_Ismail88. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya