Foto: Istimewa
Foto: Istimewa
GERAKAN perlawanan yang dilakukan oleh kelompok Islam maupun kelompok nasionalis, sebenarnya bukan hanya terkait penistaan agama saja. Perlawanan mereka disebabkan oleh hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap hukum akibat "pilih kasihnya" penegakkan hukum di bawah pemerintahan Jokowi.
Hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Demikianlah kira-kira stigma yang tertanam di benak masyarakat sekarang ini. Kuatnya intervensi para pemilik modal/korporasi di pemerintahan Jokowi juga menjadi salah satu alasan bersatunya kelompok Islam dan kelompok nasionalis dalam perlawanan terhadap ahok,.
Mereka curiga bahwa Ahok adalah simbol representasi pemilik modal/korporasi/cukong yang sangat arogan, bermulut kasar, kejam, menindas rakyat kecil. Ahok dianggap berani karena dilindungi kelompok "korporasi" yang mengatur kebijakan-kebijakan pemerintah dan berlaku sebagai "dalang" yang bergerak di belakang layar.
Populer
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
Selasa, 07 April 2026 | 11:04
Rabu, 08 April 2026 | 05:43
Senin, 13 April 2026 | 14:18
Senin, 06 April 2026 | 16:10
UPDATE
Kamis, 16 April 2026 | 08:14
Kamis, 16 April 2026 | 08:12
Kamis, 16 April 2026 | 07:55
Kamis, 16 April 2026 | 07:35
Kamis, 16 April 2026 | 07:20
Kamis, 16 April 2026 | 07:07
Kamis, 16 April 2026 | 06:53
Kamis, 16 April 2026 | 06:25
Kamis, 16 April 2026 | 05:59
Kamis, 16 April 2026 | 05:45