Berita

Manahati Lestusen/Net

Olahraga

Penalti Manahati Lestusen Loloskan Tim Garuda Ke Final Piala AFF

RABU, 07 DESEMBER 2016 | 21:41 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Tim Nasional (Timnas) Indonesia akhirnya lolos ke babak final Piala AFF setelah berhasil menahan imbang tuan rumah Vietnam 2-2 di leg kedua babak semifinal.

Tim Garuda tampil bertahan di babak pertama. Beruntung, serangan bertubi-tubi yang dilakukan pemain Vietnam berhasil dikandaskan pertahanan Indonesia. Skor kacamata pun mengakhiri jalannya babak pertama.

Di awal babak pertama, Garuda mulai menyerang. Serangan itu bahkan berbuah manis saat Boaz Salosa berhasil menusuk sisi kanan pertahanan Vietnam. Umpan tariknya gagal diantisipasi dengan baik oleh kiper Vietnam Tran Nguyen Manh. Blunder yang terjadi di bibir gawang dengan cerdik mampu dimanfaatkan Stefano Lilipaly untuk mencetak gol di menit 54. Gol ini membawa Indonesia unggul 1-0.


Malapetaka sempat menghantui The Reds Warior setelah kiper mereka, Tran Nguyen Manh, dikartu merah di menit 77'. Namun sayang, keunggulan jumlah pemain tidak bisa dimanfaatkan dengan baik Tim Garuda.

Tim Merah Putih justru harus kebobolan dua gol tepat di menit 83' melalui gol Vu Van Thanh dan gol Vu Minh Tuan jelang akhir laga. Kedua gol Vietnam mengubah papan skor menjadi 2-1 dan memaksa laga harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu karena dalam leg pertama Indonesia juga menang 2-1.

Di leg kedua Indonesia tampil garang. Serangan demi serangan tim besutan Alfred Riedl mulai tersusun rapi. Puncaknya, di menit ke-96 saat pergerakan Rizki Pora yang dengan bebas mampu menusuk ke area kotak penalti harus dilanggar keras oleh kiper pengganti Vietnam.

Manahati Lestusen yang dipercaya untuk mengambil tendangan penalti tidak menyia-nyiakan kesempatan. Manahati dengan sukses berhasil merobek gawang Vietnam hingga berhasil mengubah papan skor menjadi 2-2.

Skor ini berakhir hingga perpanjangan babak kedua usai dan memastikan Timnas Indonesia mendapatkan satu tiket di babak final Piala AFF 2016. [ian] 

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya