Berita

Net

Politik

Presiden PKS: Kebhinekaan Terawat Bukan Karena Klaim-Klaim Sepihak

SENIN, 21 NOVEMBER 2016 | 00:28 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kebhinekaan di Indonesia merupakan keajaiban dunia. Semua warga merawatnya dengan susah payah. Karena itu tak sepatutnya dirusak oleh kekerasan verbal.

Demikian disampaikan Presiden PKS Mohammad Sohibul Iman seperti dikutip dari akun Twitter-nya (Minggu, 20/1).

Dia menjelaskan rakyat yang ikut Aksi Bela Islam 411, yang ikut dalam Parade Kebhinekaan 1911, dan yang tidak aksi sama sekali, semuanya bagian dari kebhinekaan, sejauh tidak anarkis.


"Ini substansi, bukan permainan istilah!" tegas mantan Rektor Universitas Paramadina ini.

Kebhinekaan terawat bukan karena klaim-klaim sepihak. Tapi, dia mengungkapkan, karena adanya sikap jujur, terbuka, tenggang-rasa, dan tanggung jawab secara kolektif. Dia mengajak hal itu untuk dirawat.

"Klaim2 sepihak ttg segala hal, termasuk kebhinekaan, adlh cara termudah tuk asosiasikan diri dg hal tsb. Tp yg sulit adlh membuktikannya!" sambungnya.

Sikap jujur, terbuka, tenggang rasa, dan tanggung jawab secara kolektif, katanya lagi, akan menghasilkan modal sosial yang makin besar. "Dg itu kebhinekaan tak mdh koyak!" demikian tokoh yang meraih gelar S1 sampai S3 di Jepang ini. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya