Berita

Hukum

Komnas HAM: Pelaku Teror Samarinda Musuh Kemanusiaan

KAMIS, 17 NOVEMBER 2016 | 08:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Komnas HAM RI mengutuk keras atas aksi teror yang terjadi di Samarinda beberapa hari yang lalu. Pelaku teror adalah musuh kemanusiaan.

"Komnas HAM menyampaikan duka yang mendalam kepada korban dan keluarga korban," tegas Komisioner Komnas HAM, Maneger Nasution, pagi ini.

Komnas HAM meminta pemerintah menanggung biaya pengobatan korban, menjamin pendidikan keluarga korban, dan segera memperbaiki fasilitas yang rusak seperti sediakala.


Pihak kepolisian, sambung Maneger, diimbau mengusut tuntas siapa pun dan dari latar belakang apa pun pelaku serta memprosesnya sesuai hukum yang berlaku.

"Pelaku harus mempertanggungjawabkan tindakannya yang tidak berperikemanusiaan," ungkapnya.

Lebih jauh dia menambahkan sebaiknya pemerintah mengevaluasi tentang efektifitas program deradikalisasi selama ini.

"Mendesak Negara untuk hadir utamanya pihak kepolisian untuk memastikan bahwa aksi teror dan syiar ketakutan publik serupa tidak terulang lagi di masa mendatang (guarantees of nonrecurrence)," demikian Komisioner Komnas HAM, Maneger Nasution. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya