Berita

Siti Zuhro

Hukum

Soal Jokowi Mau Ditumbangkan, Ahok Terbawa Dugaan dan Menggarisbawahi

JUMAT, 11 NOVEMBER 2016 | 14:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Calon Gubernur DKI Jakarta petahana Basuki Tjahaja Purnama menilai unjuk rasa besar-besaran terkait kasus penistaan agama yang membelitnya bisa mengarah ke Istana. Bahkan bukan tidak mungkin berujung pelengseran Presiden Joko Widodo.

Menurut pakar politik, Siti Zuhro, Ahok menyatakan demikian terbawa dugaan semata. Karena sebelumnya, Presiden Jokowi menuding unjuk rasa Aksi Bela Islam IV Jumat pekan lalu ditunggangi aktor politik.

"Menurut saya dia terbawa oleh dugaan. Bahwa seperti yang disampaikan Pak Jokowi ada yang menunggangi. Dia tinggal menggarisbawahi saja, yang menunggai itu mau apa, oo mau ke Istana," jelas Siti dalam perbincangan dengan Kantor Berita Politik RMOL siang ini.


Apalagi belakangan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah diadukan ke Mahkamah Kehormatan Dewan dan Bareskrim Mabes Polri karena diduga melakukan penghasutan dan upaya makar saat berorasi di depan Istana dalam aksi besar-besaran tersebut.

Menurut peneliti LIPI ini, perpolitikan ini semakin riuh karena tersumbatnya saluran komunikasi antara rakyat dengan pemimpinnya. Dia menjelaskan rakyat turun ke jalan karena merasa tak didengarkan dan adanya perlakuan tidak adil dalam proses hukum.

"Bukannya dikanalisasi atau direspons, malah muncul isu baru ada yang menunggangi. Akhirnya saling curiga, lapor-melapor. Ini yang membuat politik Indonesia semakin hiruk-pikuk," tandasnya.

Sinyalemen Ahok tersebut disampaikan sesaat lalu di Jakarta, seperti dikutip dari sebuah media.

"Akan ada demo terus. Presiden bisa diturunkan. Ini (unjuk rasa) bisa jadi tidak terkendali ini, Jakarta ini. Orang akan datangi Jakarta terus menerus, berhari-hari, (situasi) makin kacau," ucap Ahok.[zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya