Berita

Gatot Hariyo Sutejo/Net

Olahraga

Jubir Kelompok 85: Saya Tak Percaya PSSI Ga Dapat Hotel

JUMAT, 28 OKTOBER 2016 | 08:58 WIB | LAPORAN:

Jurubicara Kelompok 85, Gatot Hariyo Sutejo meminta Persatuan Sepak Seluruh Indonesia (PSSI) untuk tidak bersikap berlebihan dalam penentuan hotel Kongres Pemilihan Exco PSSI.

"Jangan bermanuver, jangan berlebihan," tegas GH Sutejo, Kamis (27/10) sore di Bogor.

"Exco PSSI jangan buat pernyataan yang kontra produktif, membuat resah voter," kata Ketua Pengcab PSSI Jakarta Timur dan Ketua Asosiasi Pelatih Sepakbola Nasional Indonesia (APSNI) itu.


PSSI melalui Toni Apriliani, salah seorang anggota Exco-nya, Rabu (26/10) sebelumnya menyatakan bahwa sampai saat ini PSSI masih kesulitan untuk mendapatkan hotel di Jakarta untuk pelaksanaan Kongres Pemilihan Exco PSSI 2016-2020. Kongres sudah diputuskan digelar di Jakarta pada 10 November 2016.

"Kami masih belum dapat hotel," kata Toni Apriliani.

Dia menyatakan juga, PSSI tetap mempersiapkan pelaksanaan Kongres Pemilihan itu, hanya saja masih kesulitan mendapatkan hotel.

"Kami harus dapat hotel yang baik, sehingga peserta merasa aman dan nyaman," jelas Toni Aprialini.

GH Sutejo menyatakan, kalau memang PSSI kesulitan menyelenggarakan Kongres Pemilihan, serahkan saja ke voter, sejauh itu diperbolehkan dalam Statuta FIFA.

"Saya tidak percaya kalau PSSI benar-benar tak bisa mendapatkan hotel untuk sekitar 250-an orang, baik pemilik suara atau seluruh kandidat Exco PSSI 2016-2020," ujar jubir kelompok pendukung Pangkostrad Edy Rahmayadi itu.

GH Sutejo kemudian mencoba menghubungi beberapa hotel di Jakarta. Ia melakukan komunikasi dengan manajemen Hotel Borobudur.

Dari komunikasinya dengan bagian reservasi, ia mendapatkan keterangan bahwa masih ada beberapa ruangan besar di Hotel Borobudur yang bisa dimanfaatkan pada 10 November 2016 nanti.

Demikian juga dengan Hotel Sultan. Bagian reservasi dari hotel di kawasan Senayan itu menyatakan bahwa untuk 10 November itu masih ada ruangan (baalroom) dan kamar-kamar untuk 300-an orang. [wid]


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya