Berita

Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Megawati: Pengajuan Arsip GNB Wujud Poros Kerja Sama Sejarah Indonesia Dan Aljazair

SELASA, 25 OKTOBER 2016 | 09:46 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Hubungan persahabatan antara Indonesia dan Aljazair, yang diikat oleh tali sejarah yang kuat, dapat dilihat dari koleksi arsip yang disimpan di masing-masing negara. Ada begitu banyak tentang Indonesia di Arsip dan Memori Aljazair. Demikian pula ada begitu banyak tentang Aljazair di Arsip dan Memori  Indonesia.  

Demikian disampaikan Presiden Indonesia Kelima, Megawati Soekarnoputri, saat menyampaikan Pidato Kebudayaan pada Konferensi Internasional Arsip Gerakan Non-Blok sebagai Memory of the World UNESCO di Aljazair (23/10).

"Oleh karena itu, saya secara pribadi mendukung sepenuhnya kerja sama kearsipan antara Indonesia dan Aljazair untuk membangun poros sejarah perjuangan untuk mencapai kesejahteraan dan kegemilangan bersama," kata Megawati.


Menurut Megawati, poros sejarah itu diantaranya dilakukan melalui upaya-upaya penggalian dan penyebarluasan sejarah, bagaimana para founding fathers bekerja sama meraih kemerdekaan dan membangun negara mencapai kemerdekaan dan membangun kerjasama antar bangsa yang berbasis pada persaudaraan dalam kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

"Keberhasilan kita menjadikan arsip KAA sebagai Memory of The World (MoW) oleh UNESCO pada tahun 2015 dan pengajuan arsip Gerakan Non Blok sebagai MoW pada tahun 2016 â€" 2017 adalah wujud poros kerja sama sejarah dan kebudayaan antara Indonesia dan Aljazair yang harus kita dukung dan perjuangkan bersama," tegas Megawati.

Megawati menjelaskan, Konferensi Asia Afrika (KAA) yang diikuti oleh 200 delegasi yang berasal 29 negara, menghasilkan sebuah komunike akhir yang sangat bersejarah yaitu Dasa Sila Bandung, yang sangat inspiratif dan menjadi tonggak sejarah dunia. 10 Prinsip KAA telah melahirkan kemerdekaan negara-negara Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Hanya 10 tahun setelah KAA berlangsung, terdapat 41 negara di Asia dan Afrika yang mendeklarsikan kemerdekaannya, termasuk negara Aljazair.

Dalam kesempatan ini, Megawati juga mengingatkan bahwa kerja sama untuk membangun kebudayaan dan peradaban dunia yang lebih berkeadilan adalah sesuatu yang luhur dan harus selalu diperjuangkan. Penominasian arsip KAA dan GNB sebagai Memory of The World UNESCO adalah upaya yang sangat penting bagi bangsa-bangsa di dunia untuk menunjukkan bagaimana seharusnya sebuah kerjasama antar bangsa dibangun.

"Para pejuang dan pendiri bangsa kita berhadap-hadapan dengan para pemimpin dari negara-negara penjajah. Bung Karno  dan  Ali Sastroamidjojo dari Indonesia, U Nu dari Burma, Sir John Kotelawala dari Sri Lanka, Gamal Abdul Nasser dari Mesir,  Jawarhalal Nehru dari India, Mohammed Ali dari Pakistan, Chou En Lei dari China, Norodom Sihanouk dari Kamboja, dan lain-lain, termasuk Hussein Eit-Ahmed dari Aljazair, adalah tokoh-tokoh KAA yang kemudian mendunia," jelas Megawati.

"Bung Karno (Indonesia), Tito (Yugoslavia), Nehru (India), Nasser (Mesir), and Nkrumah (Ghana) memainkan peranan penting dalam Sidang Umum PBB ke XV (lima belas) pada tahun 1960 yang dihadiri oleh 17 negara yang baru merdeka dari Asia dan Afrika. Mereka berlima kemudian menjadi tokoh-tokoh pendiri GNB. Demikian pula Presiden Houari Boumedienne yang menjadi Sekjen GNB pada tahun 1976-1978 adalah salah satu tokoh besar dunia yang mewarnai perjuangan Negara-negara GNB," demikian Megawati. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya