Berita

Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Kunjungan Megawati Ke Aljazair Lanjutkan Relasi Bilateral Yang Sudah Diletakkan Bung Karno

SELASA, 25 OKTOBER 2016 | 06:56 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kunjungan Presiden Indonesia Kelima, Megawati Soekarnoputri, ke Aljazair sama sekali tidak membawa misi personal. Kunjungan Megawati ini untuk melanjutkan kembali relasi bilateral dua negara, Indonesia - Aljazair, yang pondasinya telah diletakkan oleh Presiden Pertama Republik Indonesia, Soekarno.

Demikian disampaikan Megawati saat menyampaikan Pidato Kebudayaan pada Konferensi Internasional Arsip Gerakan Non-Blok sebagai Memory of the World UNESCO di Aljazair (23/10)

"Saya sangat tahu, bagaimana beliau (Bung Karno) dengan sekuat tenaga telah berjuang untuk kemerdekaan bangsa-bangsa di kawasan Asia dan Afrika dari imperialisme-kolonialisme," kata Megawati, yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan.


Pada tahun 1951, jelas Megawati, Bung Karno membentuk Panitia Pembantu Perjuangan Kemerdekaan Afrika Utara, khususnya Tunisia, Maroko dan Aljazair, yang berkantor di Jakarta. Pada Konferensi Asia-Afrika di Bandung, 18-24 April 1955, melalui undangan khusus dan rahasia (karena Aljazair masih di bawah koloni Perancis), delegasi Aljazair hadir dipimpin oleh Hussein Eit-Ahmed.

"Khusus untuk kemerdekaan Aljazair, Bung Karno bahkan memperjuangkannya di hadapan Sidang Umum PBB tahun 1960. Tanpa ragu, Bung Karno, menuntut kemerdekaan bagi Aljazair," jelas Megawati.

Kedatangan Megawati kali ini atas undangan dari Presiden Aljazair, Abdelazis Bouteflika. Megawati sempat datang ke Aljazair saat menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia pada tahun 2002. Kunjungan tersebut adalah kunjungan pertama kenegaraan Presiden Indonesia semenjak Aljazair merdeka pada tahun 1962. Kunjungan kedua Megawati pada tahun 2007. [ysa]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya