Berita

Nusantara

Peringatan Merti Bumi Gali Potensi Seni Dan Budaya Lokal

MINGGU, 23 OKTOBER 2016 | 04:14 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Tanggal satu Safar dalam penanggalan Jawa-Islam merupakan hari yang penting bagi masyarakat di Desa Wonokerto, Kecamatan Turi Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Sebab pada hari itulah, kegiatan Merti Bumi sebagai simbol manifestasi rasa syukur pada Tuhan diadakan.

Merti Bumi adalah istilah dari salah satu bentuk ekspresi ritual dan upacara masyarakat Indonesia khususnya masyarakat pedesaan atau masyarakat tradisional dalam mengucapkan syukur atas limpahan rizki, keselamatan dan kekayaan.

Pada tahun 2016, Masyarakat Desa Wonokerto memperingati Merti Bumi dengan menyelenggarakan Wonokerto Expo pada hari Selasa-Minggu (18-23/10). Wonokerto Expo diadakan sebagai wujud rasa peduli pada kenyataan bahwa di zaman modern ini banyak acara ritual yang sering dilupakan oleh modernisasi sehingga secara tidak langsung membuat orang menjadi individualis serta mengaburkan potensi kesenian dan kebudayaan.


Warga Desa Wonokerto berharap bahwa Desa Wonokerto dapat menjadi dalah satu desa budaya di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Desa budaya merupakan suatu media dan menjadi benteng pelestarian  seni budaya. Keberadaan desa budaya dipandang strategis untuk menyelenggarakan pelestarian, pembinaan dan pengembangan  seni budaya.

"BEM KM sebagai mitra Desa Wonokerto meyakini sekaligus mendukung kegiatan bermanfaat ini, Kami percaya bahwa apa yang dilakukan desa Wonokerto adalah Inspirasi yang niscaya Bisa dilakukan dan diterapkan di desa lain di Indonesia. Kegiatan semacam ini menjadi Ruang Pelestarian budaya dan pengkaryaan masyarakat desa. Patut untuk ditiru," kata Rizqi Prasetyawan dari BEM KM UGM dalam keterangan beberapa saat lalu (Minggu, 23/10).

Desa budaya dianggap mampu memberikan ruang ekspresi kepada masyarakat untuk dapat menampilkan potensi-potensi unggulan yang ada di setiap dusun, berfungsi pula sebagai sarana promosi mengenalkan potensi unggulanlebih dikenal oleh masyarakat.

Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi Parade Pentas Seni dan Budaya Lokal, Pameran Produk olahan kuliner, kerajinan Desa Wonokerto, Karnaval dengan membawa hasil sumber bumi, Tari Persembahan, dan Prosesi Upacara Adat Bumi Merti. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya