Berita

Net

Hukum

Gamawan Mulai Tersudut Soal Rekomendasi Proyek E-KTP

SABTU, 22 OKTOBER 2016 | 02:00 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah pernah memberikan rekomendasi untuk tetap melanjutkan pengadaan kartu identitas elektronik atau e-KTP tahun 2011-2012. Menyusul pernyataan mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi usai menjalani pemeriksaan Kamis kemarin (20/10).

Menurut Gamawan, mulai dari awal penganggaran, proses lelang tender sampai disetujuinya pengadaan e-KTP, Kemendagri sudah menggandeng Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Bahkan, pihaknya juga meminta rekomendasi KPK apakah ada penyimpangan dan indikasi korupsi dalam proyek tersebut. Lantaran KPK tidak menemukan sejumlah pelanggaran, proyek senilai Rp 6 triliun itu akhirnya berjalan hingga berujung pada kerugian negara sebesar Rp 2 triliun.

"KPK tidak beri rekomendasi, banyak data ganda sehingga kalau memaksakan e-KTP tidak maksimal. KPK juga pernah berikan rekomendasi tapi tidak diindahkan," jelas Plh Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati di kantornya, Jalan Rasuna Said, Jakarta (Jumat, 21/10).


Secara terpisah, mantan Ketua LKPP Agus Rahardjo menjelaskan, LKPP telah memberikan saran kepada Kemendagri terkait proyek e-KTP tersebut, namun saran tidak dijalankan. Hal ini jugalah yang membuat LKPP mundur dari pendampingan proyek tersebut.

"Saran LKPP tidak di ikuti. Karena itu LKPP, mundur tidak mau mendampingi. Seingat saya ada beberapa saran dari LKPP tender harus menggunakan e-Procurement, pekerjaan dipecah menjadi beberapa paket," jelas Agus yang kini menjabat ketua KPK saat dikonfirmasi wartawan.

Sejauh ini, penyidik telah memanggil sejumlah saksi untuk menguak kasus korusi pengadaan proyek e-KTP. Mulai dari mantan Bendahara Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin yang membuka dugaan korupsi e-KTP, Gamawan Fauzi, mantan Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo hingga sejumah pihak dari Kemendagri dan akademisi dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Yuyuk menegaskan, pihaknya akan terus memanggil sejumlah saksi untuk membongkar aktor utama dibalik korupsi proyek e-KTP, termasuk bakal mengagendakan Ketua KPK yang pernah dipersentasikan proyek e-KTP oleh Gamawan Fauzi.

"Semua orang yang diduga memiliki informasi dapat dimintai keterangannya," tutupnya.

Dua tahun perjalanan proses penyidikan kasus, KPK telah menetapkan dua orang tersangka. Yakni mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri Sugiharto.

Keduanya dijerat Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-Undang 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 junto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP junto Pasal 64 ayat 1 KUHP. [wah]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya