Berita

Hartoyo/Net

Hukum

Resmi Tersangka, Penyuap DPRD Kebumen Langsung Ditahan

SABTU, 22 OKTOBER 2016 | 00:19 WIB | LAPORAN:

Direktur Utama PT Otoda Sukses Mandiri Abadi (OSMA) Hartoyo resmi menjadi tersangka dugaan suap terkait proyek di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Kebumen APBD Perubahan 2016. Penetapan itu setelah Hartoyo diperiksa sebagai saksi untuk PNS Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kebumen Sigit Widodo yang sudah lebih dulu menjadi tersangka.

Keluar dari Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Hartoyo tidak bisa melenggang bebas seperti pemeriksaan sebelumnya. Kali ini, penyidik langsung menyematkan rompi tahanan kepadanya.

"Untuk kepentingan penyidikan, hari ini penyidik KPK menahan tersangka HTY (Hartoyo) di Rutan Mapolres Jakarta Pusat untuk 20 hari ke depan, terhitung mulai 21 Oktober 2016," ujar Plh. Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati di kantornya, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Jumat (21/10).


Atas perbuatannya, Hartoyo disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf (a) atau pasal 13 Undang-Undang 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kasus dugaan suap proyek di Disdikpora Pemkab Kebumen terkuak setelah tim Satgas KPK melakukan operasi tangkap tangan di Kebumen, Jawa Tengah, 15 Oktober lalu.

Dalam OTT, ada enam orang yang diamankan yakni Ketua Komisi A DPRD Kebumen Yudi Tri Hartanto, Sigit Widodo selaku PNS Dinas Pariwisata, anggota DPRD Kebumen Dian Lestari dan Suhartono, Sekretaris Daerah Adi Pandoyo, serta Salim yang merupakan kepala cabang PT OSMA Group Kebumen.

Dalam pengembangannya, KPK kemudian menetapkan ‎Yudi dan Sigit sebagai tersangka dugaan suap ijon proyek di Disdikpora Kebumen yang didanai APBD Perubahan 2016. Sementara pihak lain yang diamankan KPK hingga saat ini masih berstatus saksi.

Yudi dan Sigit diduga menerima‎ suap Rp 70 juta yang berasal dari Dirut PT. OSMA Hartoyo sebagai ijon dari proyek di Disdikpora Kebumen senilai Rp 4,8 miliar. Proyek-proyek itu antara lain pengadaan buku, alat peraga, dan peralatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). [wah] 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya