Berita

Net

Nusantara

Ratusan Aktivis Muhammadiyah Di Pontianak Dan Tegal Demo Tuntut Polri Usut Ahok

JUMAT, 14 OKTOBER 2016 | 10:36 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) di Pontianak dan Kubu Raya, Kalimantan Barat, juga tak terima dengan pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama.

Bagi mereka, Ahok telah menistakan agama saat menyampaikan "jangan mau dibodohi pakai Al Maidah 51" saat bertemu warga Kepulauan Seribu pada 27 September 2016 lalu.

"Ahok telah mengusik hati umat Islam, termasuk kami yang di Pontianak dan Kubu Raya," tegas tokoh AMM Kalbar, Edi Satria Nasution, saat dihubungi (Jumat, 14/10).


Karena itu, ratusan aktivis AMM, yang terdiri dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Pemuda Muhammadiyah, termasuk Hizbul Wathan akan menggelar unjuk rasa.

Aktivis Muhammadiyah tersebut berasal dari Pontianak dan Kubu Raya, yang memang secara geografis memang berdekatan tersebut, berunjuk rasa siang nanti setelah shalat Jumat.

"Kami support Polri untuk mengusut kasus ini," tegas Edi, yang juga mantan Bendahara Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini.

Kader Muhammadiyah di Tegal juga melakukan hal yang sama. Bersama gabungan ormas Islam lainnya, mereka akan berunjuk rasa menuntut Polri mengusut kasus penistaan tersebut.

Karena bagi mereka, permintaan maaf yang disampaikan Ahok tak menggugurkan proses hukum. "Nanti setelah Jumat, gabungan ormas Islam," ungkap aktivis Muhammadiyah Tegal, Fathin Hammam, ketika dihubungi secara terpisah. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya