Berita

Politik

APLSI Tetap Perjuangkan Dana Jaminan 1 Persen

KAMIS, 13 OKTOBER 2016 | 10:58 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI) tetap akan memperjuangkan dana penjaminan proyek di proyek 35ribu megawatt sebesar 1 persen, turun dari 10 persen saat ini.

Demikian disampaikan Ketua Harian APLSI, Arthur Simatupang. Menurut Arthur, pihaknya telah meminta kepada pemerintah untuk menurunkan dana jaminan pada proyek kelistrikan 35ribu mw khusus untuk pengusaha lokal. Pasalnya, jaminan yang ditetapkan oleh PT PLN (Persero) sebesar 10 persen dianggap memberatkan pengusaha lokal.

"Pihak PLN pun merespon positif dan berencana akan melakukan pertemuan dengan APLSI," dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 13/10).


Hanya saja, dia mengatakan, hingga saat ini, belum ada kesepakatan berapa dana jaminan proyek yang dapat diterima oleh IPP (independent power producer) dan disetujui oleh PLN.  Sebab itu, APLSI berencana akan meminta waktu dan membicarakan hal ini dengan PLN.

"Dulu kita sudah usul agar dana penjaminan ini jangan terlalu besar dan memberatkan IPP lokal. Kemudian, ada respon positif, kita inginnya dana penjaminan ini segera diputus yang baru itu berapa," pungkas Arthur. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya