Berita

Khofifah Indar Parawansa/Net

Politik

Menteri Khofifah Siapkan Transportasi Bagi Pengikut Dimas Kanjeng Yang Mau Pulang Kampung

MINGGU, 09 OKTOBER 2016 | 00:35 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Apabila mantan dan pengikut Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Probolinggo, Jawa Timur, mau memilih pulang kampung maka pilihan ini akan didukung dan dibantu Kementerian Sosial (Kemensos).

"Kami support transportasi bagi mereka yang memutuskan pulang kampung," kata Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, dalam keterangan beberapa saat lalu (Minggu, 10/10).

Tak hanya itu, kata Mensos, para mantan dan pengikut yang mengungsi di lokasi pengungsian bisa mendapatkan bantuan sosial (bansos), berupa jaminan hidup (jadup) Rp 900 ribu per orang dan hanya sekali.  


"Mereka yang tinggal sementara di lokasi pengungsian bisa mendapatkan jadup Rp 900 ribu hanya sekali per orang," ucapnya.  

Hingga kini, masih ada dua tim Kemensos bekerjasama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo dan Provinsi Jawa Timur, yang masih berada di lokasi dan aktif mendata para mantan dan pengikut Padepokan.

"Jika lokasi pulang kampung di Pulau Jawa, diantar melalui jalur darat menggunakan Bus Damri. Sedangkan, bagi yang di luar Pulau Jawa akan diangkut menggunakan Kapal Pelni," tandasnya.

Kedua perusahan pelat merah tersebut, sudah menjalin kerjasama dengan Kemensos, terutama untuk penanganan berbagai masalah bencana sosial, termasuk para korban Tenaga Kerja Indonesia Bermasalah (TKIB).

"Perum Damri dan Pelni telah menjalin kerjasama dengan kami. Sehingga support Kemensos menggunakan jalur darat maupun laut tetap siap dan tersedia," demikian Khofifah. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya